HETANEWS

Pemilik Sekilo Sabu Jalani Sidang Perdana di PN Medan

Terdakwa saat di persidangan. (foto/dian)

Medan,hetanews.com- Kanepan alias M Ibnu, terdakwa pemilik 1 kg sabu, menjalani sidang perdana, di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (6/11/2018).

Terdakwa merupakan warga Jalan Tengku Cik Ditiro Belakang, Medan Polonia, didakwa atas kepemilikan sabu-sabu seberat 1 kg yang dibelinya seharga beli Rp570 juta untuk kembali diperjualbelikan.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sani Sianturi, dijelaskan, penangkapan terdakwa merupakan hasil pengembangan dari tim Polda Sumut, yakni A Rahmat Tumanggor dan Elyin Butarbutar yang sebelumnya sudah menangkap terdakwa Jula July dan H Ismail Hamda, serta Doni Saputra, pada Juli 2018, lalu.

"Mereka ditangkap di Jalan Kamboja, Medan Sunggal, tepatnya di depan pos satpam perumahan Permata Setia Budi I," ucap JPU, Sani, di hadapan Ketua Majelis Hakim, Saidin Bagariang dalam sidang yang digelar di ruang Cakra 7, PN Medan.

Dari penangkapan tersebut, diamankan satu bungkus plastik yang berisi sabu yang beratnya mencapai 1000 gram, sepeda motor dan handphone yang mereka gunakan.

"Berdasarkan keterangan Jula July, sabu-sabu yang disita tersebut, diperoleh dari terdakwa, kemudian dilakukan pencarian terhadap terdakwa, akan tetapi tidak berhasil ditemukan," beber JPU Sani.

JPU melanjutkan, petugas kepolisian, pada 25 Juli 2018, lalu, kemudian melakukan pencarian terhadap terdakwa. Hingga akhirnya terdakwa ditangkap, di Jalan Zainul Arifin. Dari penuturan terdakwa, sabu tersebut ia peroleh dari Wino (DPO) yang dijual kepada Jula July seharga Rp570 juta. 

"Dari hasil menjual serta menyerahkan sabu-sabu tersebut, terdakwa mendapat keuntungan sebesar Rp3 juta yang akan terdakwa terima dari Wino,"terang JPU.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Usai pembacaan dakwaan, Majelis Hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Penulis: dian. Editor: gun.