HETANEWS

Polisi: Pria Tewas di Ciracas Bukan Salah Tembak, Ada Masalah Pribadi

Ilustrasi tembak mati (Foto:kerttu)

Jakarta, hetanews.com - Polisi memastikan insiden peluru nyasar yang menewaskan seorang pria bernama Ade Supardi (30) di Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu (3/11), bukan karena salah tembak. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diketahui ada permasalahan pribadi antara pelaku dan korban saat cekcok berlangsung.

"Bukan salah tembak, jadi memang sudah ada bibit-bibit permusuhan. Itu korban dan pelaku teman sendiri saat SMA," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (6/11).

Argo menjelaskan saat kejadian, ada tiga anggota polisi yang membawa senjata api. Namun belum diketahui siapa yang menembakkan senjata kepada korban.

"Ada tiga orang anggota yang membawa senpi. Saat ini sedang kita cek di labfor siapa yang melakukan (penembakan). Karena anggota ini terdesak kemudian terjatuh dia melakukan tembakan ke atas," ucap Argo.

Argo Yuwono,  kabid Humas Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono. 

Selain itu, Argo mengatakan permasalahan antara korban dan pelaku saat masih SMA, masih terus didalami oleh Propam.

"Kita masih belum melihat bagaimana waktu SMA. Tapi memang sempat saling mengancam dan akhirnya ada suara letusan (tembakan) terjadi," ujar Argo.

Ade ditemukan tewas di belakang sebuah kontrakan di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (3/11) pukul 23.00 WIB. Ade ditemukan tewas dengan luka di bagian kepala.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.