HETANEWS

Korban Banjir Bandang Ditemukan Tewas Tersangkut di Pinggir Aek Godang Sigordang

Jasad korban disemayamkan di rumah duka. (foto/nim)

Tobasa, hetanews.com-Boru Simangunsong, balita tanpa nama berumur tiga bulan yang dinyatakan hilang akibat banjir bandang di Desa Siantar Tongatonga, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba Samosir, akhirnya ditemukan, Selasa (6/11/2018). Namun sudah tidak bernyawa. 

Korban ditemukan warga dan pihak kepolisian setempat pada pukul 08.15 WIB tersangkut di pinggir sungai kira-kira 500 meter dari lokasi kejadian.

"Upaya pencarian yang kita lakukan bersama warga meskipun dengan peralatan seadanya, telah membuahkan hasil. Sekalipun korban tidak selamat, tetapi kita sudah melakukan upaya semaksimal mungkin," kata anggota Polsek Porsea, Brigadir Nico Silalahi, SH kepada hetanews.com.

"Kami, atas nama keluarga besar kepolisian Toba Samosir turut berbelasungkawa dan turut merasakan duka yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya korban. Semoga keluarga korban tabah menjalani cobaan ini. Kami juga berterima kasih kapada warga yang telah turut membantu untuk melakukan pencarian korban sampai ditemukan," ungkapnya.

Warga sekitar, Sibuea (33) membenarkan korban ditemukan tersangkut di pinggir sungai, kira-kira 500 meter dari lokasi kejadian sekitar pukul 08.15 WIB.

"Warga dan pihak kepolisian melanjudkan pencarian setelah banjir surut. Kami menemukan korban kira-kira pukul 08.15 WIB tersangkut kayu di pinggir sungai sekitar 500 meter dari lokasi terseretnya korban. Tapi sayang, korban sudah tidak bernyawa lagi," katanya.

Setelah ditemukan, korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Siantar Tongatonga untuk disemayamkan sebelum dimakamkan di desa tersebut.

Baca juga: Aek Godang Sigordang Meluap, 1 Balita Hilang Terseret Arus Air

Sebelumnya, balita berumur 3 bulan tersebut dinyatakan hilang terseret luapan arus Sungai Aek Godang Sigordang ketika dalam perjalanan pulang usai berkusuk.

Hotler Simangunsong yang membawa sepeda motor kehilangan kendali dan terjatuh bersama istri dan kedua anaknya. 

Penulis: nim. Editor: anto.