HETANEWS

Pelanggaran Parkir di Bandung Terancam Cabut Pentil

Sosialisasi aturan parkir di Kota Bandung. (Instagram Dishub Bandung)

Bandung, hetanews.com - Pemerintah Kota Bandung mempunyai cara baru guna memberi sanksi kepada pengendara yang parkir sembarangan. Dinas Perhubungan (Dishub) sudah diberi mandat untuk mencabut pentil kendaraan yang melanggar.

Kepala Dishub Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan saat ini aturan cabut pentil bagi kendaraan yang parkir di sembarang tempat masih dalam tahap sosialisasi. Dia telah merancang sosialisasi yang berlangsung selama satu pekan sebelum dilakukan uji coba penindakan mulai 12 November 2018 mendatang.

"Sekarang tahap sosialisasi, satu minggu sosialisasinya. Kami akan melakukan pertemuan Polres, Dandim, Denpom. Dalam waktu dekat akan segera diterapkan. Sambil penilangan kepolisian jalan terus dengan operasi lodaya," ucap Didi di Bandung.

Penindakan cabut pentil ini merupakan kelanjutan dari Keputusan Wali Kota Bandung Nomor: 551/Kep.1281- Dishub/2018 tanggal 9 Oktober 2018 tentang Pembentukan Tim Penegakan Hukum di Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi.

Kepwal tersebut kemudian melahirkan Surat Edaran Wali Kota perihal Penindakan Terhadap Pelanggaran Parkir di Kota Bandung yang diterbitkan pada 29 Oktober silam.

Didi memaparkan sebelum adanya sanksi baru cabut pentil ini Dishub Kota Bandung hanya baru bisa melakukan penggembokan. Namun dia menilik efektifitas penggembokan belum mampu membuat pengendara sadar untuk parkir di tempat yang sesuai aturan

"Kalau penggembokan kita sudah terbatas, masalahnya selama ini kalau kita menggembok jam 12 siang, orangnya sedang belanja beres lama kita harus nunggu di kantor Dihsub basement Alun-alun sampai orang terakhir datang untuk buka gembok," ujarnya.

Diharapkan Didi, aturan cabut pentil ini mampu memberikan efek jera kepada pengendara yang melanggar. Sehingga, mampu berdampak luas memberikan contoh kepada masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran serupa.

"Ini lebih masal dan efektif, dan efek jeranya mudah-mudahan lebih besar. Dengan cabut pentil ini ada upaya yang harus keluar dari pelanggar," katanya.

sumber: kumparan.com 

Editor: sella.