Wed 14 Nov 2018

Kronologi Lengkap Polres Simalungun Ungkap Jaringan Narkoba Hingga Ke Siantar

Para tersangka dipamerkan dalam siaran pers. (foto/hza)

Simalungun, hetanews.com – 14 orang ditangkap Polres Simalungun dalam kurun 4 hari terkait tindak pidana narkoba. Barang bukti 622 butir pil ekstasi serta sabu seberat 25,1 gram disita petugas.

“Operasi ini dilakukan mulai 29 Oktober hingga 1 Nopember 2018. Penangkapan terhadap mereka mulai dari wilayah Simalungun hingga Kota Siantar,” ujar Kapolres AKBP Marudut Liberty Panjaitan dalam siaran pers kepada sejumlah awak media di Asrama Polisi, Jalan Sangnawaluh, Sabtu (3/11).

Selain barang bukti narkoba, petugas juga mendapati uang tunai diduga hasil penjualan narkotika senilai Rp 9.680.000, unit sepeda motor, mobil, sejumlah handphone, alat hisap sabu, serta berbagi bukti transaksi narkotika.

Barang bukti yang disita polisi dari sejumlah tersangka. (foto/hza)

AKBP Marudut menuturkan, unit Satuan Reserse Narkoba memutus mata rantai jaringan narkoba yang dimulai dari hari Senin (29/10/2018) malam di Jalan H Ulakma Sinaga Rambung Merah, Kabupaten Simalungun, di dua tempat berbeda.

Sedangkan untuk TKP ke III pada Selasa (30/10/2018) sekira pukul 00.30 wib, di Gang Cumi Cumi, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Penangkapan selanjutnya sekira pukul 02.30 wib, di Gang cumi-cumi tepatnya dirumah Membot., yang merupakan TKP ke IV.

Sedangkan untuk TKP ke V masih dihari yang sama di sebuah rumah kos Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung , Kecamatan Siantar Barat.

Untuk lokasi ke enam terjadi hari, Rabu (31/10/2018) sekira pukul 14.00 wib, dari sebuah rumah kos di Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan.

Dan untuk lokasi ke VII di Afdeling I  Emplasmen Bah Jambi, Nagori Bah Jambi, kacamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungu.

Dan terakhir, Kamis (1/11/2018) sekira pukul 00.30 wib, di Jalan Jati, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara.

AKBP Marudut menambahkan, para pelaku berhasil diringkus berawal dari laporan masyarakat. Satu diantara mereka terpaksa ditembak lantaran melakukan perlawanan.

"Satu tersangka kita berikan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan dikaki karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap,” ujarnya.

“Untuk para tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 UU No 35/2009 tentang narkotika," ujarnya didamping Kasat Narkoba, AKP Heri Edrino Sihombing.

AKBP Marudut Liberty Panjaitan menunjukkan barang bukti ratusan pil ekstasi berbagai merek. (foto/hza)

Berikut identitas para pelaku:

- Jona Setiawan Sinaga (27) warga Jalan H ulakma Sinaga Rambung Merah, Kabupaten Simalungun.

- Hansen Reinhard Tamba (25) warga Jalan  Makmur Bawah, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur.

- Prima Silalahi (24) warga Sionggang, Desa Silau Malaha, Kabupaten Simalungun.

- Sahat Martua Butar Butar (28) warga Jalan Bahagia, Kecamatan Siantar Timur.

- Nasrul Sirait alias Kocik (46) warga Jalan Surya, Kelurahan Bukit Sofa, Kota Siantar,

- Ahmad Kasim alias Membot (39) warga Gang cumi cumi, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur,

- Eka Wahyu Lubis alias Alpin (29) warga Jalan Medan, Kota Siantar,

- Dhony Marantika Saragih, warga Jalan Singosari, Kota Siantar,

- Dedi Evendy Lubis (31) warga Bah Jambi, Kabupaten Simalungun,

- Muhammad Dony Syahputra alias Dony Buaya (19) warga Jalan Sadum, Kota Siantar,

- Dimas Anggriawan (25) warga Jalan Singosari, Kota Siantar,

- Buah Periang Panggabean (38) warga Jalan Musyawarah, Kota Siantar

- Herry Roy Naldo Sihombing (37) dan Hendra Gunawan, keduanya warga Jalan Rela, Kelurahan Suka Dame, Kota Siantar.

Penulis: hza. Editor: bt.