HETANEWS.COM

Kepala BKD Pesimis Jika 118 Honor K2 Siantar Diangkat Jadi PNS

Zainal Siahaan

Siantar Hetanews.com- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Siantar pesimis memikirkan jalan keluar atas keluhan 118 Honorer Kategori II (K2) di Kota Siantar yang menuntut untuk diangkat sebagai PNS.

Meski pun demikian, Zainal masih berharap upaya yang akan dilakukan pihaknya mendapat jawaban dari Kemenpan RB dan BKN di Jakarta.

"Kita masih nunggu jadwal yang tepat, mungkin selesai pembahasan R APBD inilah dan selesai CPNS ini. Kalau kita ke sana kan, takutnya orang masih sibuk," kata Zainal, menyinggung keberangkatan pihaknya ke Kemenpan RB dan BKN dalam upaya memohonkan formasi CPNS untuk Honor K2 di Siantar.

Kepala BKD Siantar yang ditemui diruangan, Jumat (2/11/2018) sore, mengaku bahwa tuntutan 118 Honorer K2 di Siantar untuk diangkat sebagai PNS sangat tidak mungkin. 

Baca juga: Kata Honorer, Hefriansyah Abaikan Nasib Mereka

Alasanya, untuk kriteria CPNS minimal berumur 35 tahun dan harus mengikuti ujian. Sementara 118 Honor K2 di Kota Siantar itu, kata dia rata-rata sudah berumur diatas 35 Tahun.

"Misalnya dibuka CPNS untuk Honor K2 persyaratanya kan, maksimal 35 tahun. Sementara, hanya 3 orangnya diantara mereka yang berumur 35. Gak mungkin yang 3 aja diselamatkan. Itu pun kalau lulus ujian, kalau gak lulus gimana?" kata Zainal menjelaskan. 

Kepala BKD Kota Siantar ini menampik jika Pemko Siantar dituding tidak peduli dengan nasib para Honor K2. Dia mengatakan, Pemko Siantar dan pihaknya juga turun berempati dengan nasib yang menimpa Honor K2 di Siantar.

"Masalahnya, tetap orang pusat sana yang menentukan formasi itu. Itu pun kalau mereka setuju dan memberi kesempatan, kalau kita kan gak bisa suka-suka, iya kan," tukasnya.

Baca juga: BKD Teledor, 118 Guru Honor Siantar Kesulitan jadi ASN

Saat ini, kata Zainal pemerintah pusat tengah menggodok program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun program tersebut belum serta merta dibuka, karena peraturannya belum resmi dikeluarkan pemerintah.

Menurut Zainal, kesempatan itu lebih terbuka Honor K2 dibanding CPNS. Kata dia, status PPPK dan PNS sama dan diautur dalam UU ASN. Menurut dia, daripada tidak dapat CPNS, Honor K2 lebih baik mencoba program PPPK tersebut.

"Di undang undang ASN kan disebutkan, ASN itu PNS dan PPPK. Tapi tentang PPPK ini belum keluar. Kalau umur diatas 35 Tahun, itu kan gak berpotensi lagi, belum lagi lulus Seleksi. Jadi PPPK ini lah, uda gak honor lagi. Kan gak jauh beda itu dengan PNS," tutupnya.

Penulis: gee. Editor: edo.
Komentar 1
  • Pejuang Salib
    Heta news, tolong ditanyakan kpd BKD mengapa PNS dari K2 tidak bisa naik pangkat.

    Sepertinya ada permainan disini.

    Terimakasih atas bantuannya.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!