Fri 18 Jan 2019

Data Budi Utari Disinyalir Bermasalah, Kepala BKD: Itu Tidak Benar

Zainal Siahaan. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Selembar surat berisi data utama Budi Utari AP, beredar di WhatsApp (WA). Berdasarkan isi surat itu, status Budi Utari, menimbulkan pertanyaan bagi yang membaca.

Seperti yang dikutip dari surat tersebut, Budi Utari AP Sekretaris Daerah, Golongan IV, Pangkat: Pembina Tingkat, TMT Golongan: 1 April 2016, Pendidikan Terakhir: D-IV.

Jenis Jabatan: Jabatan Struktural, TMT CPNS: 1 Desember 1994, TMT PNS: 1 Oktober 1996, TMT Jabatan: 27 November 2014, Unit Kerja: Sekretariat Daerah, Unit Kerja: Pemko Siantar, Kedudukan Hukum: Aktif.

TMT (Terhitung Masa Tugas) jabatan 27 November 2014 dengan unit kerja Sekretariat Daerah Pemko Siantar, seperti yang tercantum dalam isi surat memunculkan kejanggalan status pria kelahiran Kabupaten Asahan, 1975 itu.

Pasalnya, Budi Utari AP sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Siantar mulai bertugas dari Maret 2018. Belum diketahui sumber yang menyebar selembar surat tersebut. 

Surat yang beredar di WhatsApp. (foto/gee)

Namun surat tersebut diduga diambil dari data BKN (Badan Kepegawaian Nasional). Pasalnya, tercantum tulisan copyright @ 2016 BKN creativelabs dalam print out yang disebar di WhatsApp.

Baca juga: PDPHJ Tanpa Direksi, Bagaimana Nasib Pegawai dan Program Kerjanya?

Dilain sisi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Siantar, Zainal Siahaan ditemui diruang kerjanya, untuk meminta penjelasan atas surat tersebut, menduga hal itu tidak benar.

"Kalau menjabat sebagai Sekda dari tahun 2014 di Siantar itu gak mungkinlah. Dia kan baru bulan Maret kemarin itu jadi sekda," kata Zainal, Jumat (2/11/2018).

Setelah membaca isi surat, Zainal mengaku belum pernah melihat bentuk dari surat itu sebelumnya. "Dari ini kalian dapat? Surat apa ini? Kok hanya selembar ini aja," imbuhnya.

Zainal mengatakan, apabila SK (Surat Keputusan) atau dokumen lain yang bermasalah ia mengaku mau berkomentar dan memberi pendapat.

Baca juga: Kegiatan Pansel Calon Direksi PDPHJ dan PDPAUS 'Amburadul', Buka Pendaftaran saat Habis Periodesasi

Penulis: gee. Editor: gun.