HETANEWS

Terdakwa Anak Kurir 1,84 Gram Sabu Diancam 4 Tahun Bui

Simalungun, hetanews.com - M. Diky Rahmadsyah Pulungan alias Sandi (17) terbukti menjadi kurir 2,84 gram narkotika jenis sabu dituntut 4 tahun penjara. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Dedi Chandra Sihombing SH di sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (31/10/2018) dalam sistem peradilan anak.

Menurut jaksa, terdakwa anak sudah terbukti bersalah melanggar Pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika. Selain pidana penjara, Sandi juga didenda Rp800 juta subsider 3 bulan kurungan.

Terdakwa terbukti menerima upah 10 persen dari hasil penjualan narkotika. Terdakwa ditangkap anggota Polsek Serbelawan pada Rabu, 3 Oktober 2018 di areal Kebun Bridgestone.

Dari Sandi, petugas menyita paket sabu besar dari lipatan pinggang celana pendek yang dipakai terdakwa. Warga Jalan Sriwijaya Kota Siantar ini mengakui sabu tersebut milik Domu Kristian Saragih (DPO), yang berhasil kabur dengan motornya saat polisi datang.

Sedangkan Domu membeli sabu dari Membot (DPO) melalui Kocik Sirait (DPO), dan terdakwa anak mendapat upah dari Kocik. Lalu Domu dan terdakwa anak bermaksud akan mengantarkan sabu yang sepakat bertemu di Bridgestone.

Tapi naas, saat menunggu pembeli, terdakwa ditangkap petugas. Terdakwa anak mengakui jika sabu yang dibeli Domu dari Membot seharga Rp2 juta.

Kencana Tarigan SH yang mendampingi terdakwa anak mohon agar hukumannya diringankan oleh Hakim Mince Ginting, SH. Untuk pembacaan vonis, persidangan ditunda sepekan. 

Penulis: ay. Editor: anto.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.