HETANEWS

Dugaan Penyelewengan Dana Bantuan Bencana KM Sinar Bangun, Ini Daftar Penerimanya

Daftar penerima dana penanggulangan bencana KM Sinar Bangun yang diambil dari APBD Pemkab Simalungun TA. 2018. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Para pengunjukrasa bersama LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mendatangi kantor Kejari Simalungun, Selasa (30/10/2018).

Mereka memberikan data bantuan yang mengalir ke institusi TNI/Polri untuk penanggulangan korban KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.

Dalam daftar tersebut tampak Polres Simalungun menerima Rp1,2 miliar, sedangkan Kodim 0207/Simalungun menerima Rp1,25 miliar untuk kegiatan evakuasi. Terlihat juga Dinas Kesehatan (Dinkes) Simalungun menerima lebih dari Rp300 juta dari APBD Pemkab Simalungun TA. 2018 untuk bencana tenggelamnya KM Sinar Bangun tersebut.

Dalam orasinya, Hotman Simbolon meminta Kejaksaan mengusut tuntas kasus ini dan segera menahan Mudahalam Purba, Kepala BPBD Simalungun yang diduga sudah menyelewengkan dana bantuan tersebut. "Sejumlah oknum diduga memanfaatkan dana bantuan, sedangkan para korban hanya mendapat santunan Rp2 juta," seru Hotman Simbolon.

Sementara itu, pantauan hetanews.com, Rabu (31/10/2018), Tim Pidsus Kejari Simalungun memanggil oknum dari Dinkes Simalungun untuk diperiksa. Hingga saat ini sudah belasan orang yang diperiksa penyelidik.

Hanya saja, Kasi Pidsus Kejari Simalungun, Rendra Y. Pardede didampingi  Kasi Intel Robinson Sihombing, SH mengaku menunggu petunjuk pimpinan terkait dua instansi yang mendapat aliran dana terbesar.

Penulis: ay. Editor: anto.