Thu 15 Nov 2018

Bawaslu Sumut : Caleg Dilarang Pasang Branding Mobil

Suhadi Sukendar Situmorang. (Net)

Medan,hetanews.com- Bawaslu menegaskan, kalau calon legislatif (caleg) tidak boleh memasang branding mobil dalam tahapan kampanye Pemilu 2019.

Hal ini dikatakan Komisioner Bawaslu Sumut, Divisi Pengawasan, Suhadi Sukendar Situmorang, dalam pertemuan dengan mahasiswa, ormas dan awak media, Senin (29/10/2018) sore.

"Yang bisa memasang branding di mobil adalah peserta pemilu. Dan yang menjadi peserta pemilu tersebut sudah jelas, yakni partai politik," katanya.

Selain itu, Suhadi juga menjelaskan, memang tidak ada pembatasan dalam pemasangan branding mobil yang dilakukan oleh partai politik. Namun pihaknya tetap berkoordinasi dengan KPU untuk memantau berapa banyak biaya branding mobil tersebut dan akan dimasukkan dalam dana kampanye.

Baca juga: Berkampanye di Media Cuma Boleh 21 Hari, Ini Ketentuannya

Baca juga: JPPR: Pengawasan Media Sosial Harus Lebih Fokus

Baca juga: Bawaslu Sumut: Ujaran Kebencian Masuk Dalam Daftar Pelanggaran Pemilu 2019

"Biaya pemasangan branding itu kan bisa kita katakan mahal. Semakin banyak dibuat, maka akan kita hitung itu dalam biaya kampanye," paparnya.

Ditambahkan Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Sumut, Marwan, kalau dalam hal ini pihaknya akan berkoordinasi juga dengan instansi terkait, seperti pihak kepolisian. Karena dalam hal branding mobil ini, bisa menjadi domainnya pihak Kepolisian khususnya Satuan Lalu Lintas karena pemasangan branding mobil akan merubah warna asli kendaraan dan harus dilaporkan ke pihak kepolisian.

Penulis: dn. Editor: gun.