HETANEWS

Pemko Siantar Dianggap Tak Punya Solusi Atas Tuntutan Formikom

Unjuk rasa Formikom di Balaikota Siantar. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com - Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Junaidi Sitanggang akhirnya menemui puluhan pengunjuk rasa yang mengatasnamakan dirinya Forum Komunikasi Orang Miskin (Formikom) di Balaikota Siantar, Senin (29/10/2018). 

Kepada pengunjuk rasa, Junaidi mengaku diperintah Walikota Siantar, H. Hefriansyah untuk menemui dan menerima aspirasi dari pengunjuk rasa.

Lipen Simanjuntak, Kordinator Formikom bersama peserta unjuk rasa memilih untuk meninggalkan Balaikota Siantar setelah  berdialog dengan Junaidi. 

Pada kesempatan itu, Junaidi menerima laporan warga atas keluhan oknum lurah yang diduga melakukan pungli pengurusan administrasi. Selain itu, warga juga mengeluhkam oknum lurah yang diduga tidak menyalurkan Beras Rastra.

Lipen, ditemui usai dialog dua arah dengan Kepala Bagian Pemerintahan Kota Siantar itu menganggap, apa yang disampaikan Junaide selaku perwakilan walikota bukan solusi atas tuntutan pengunjukrasa.

"Kami mendesak supaya Pemko Siantar segera mengirimkan data penerima bantuan ke Kementerian Sosial. Mereka mau, tapi tidak memastikan kapan itu dikirimkan," kata Lipen.

Menurut dia, untuk memastikan data yang penerima bantuan itu dikirim, setidaknya Pemko dapat memastikan dengan menjadwalkan pengiriman data itu ke Kementerian sosial. 

"Kalau untuk menerima data saja tapi tidak ditindaklanjuti buat apa. Kita mau segera dikirim data terbaru ini, karena data penerima bantuan selama ini banyak orang miskin yang tidak terdata sebagai penerima bantuan," tegas Lipen Simanjuntak.

Puluhan pengunjukrasa yang didominasi ibu-ibu di Kelurahan Pondok Sayur, Nagapita dan Kelurahan Kahean ini kemudian meninggalkan Balaikota dan kembali berunjuk rasa di DPRD Siantar.

Baca juga: Formikom Tuding Hefriansyah Anti Warga Miskin

Penulis: gee. Editor: anto.