HETANEWS

Bawaslu Sumut: Ujaran Kebencian Masuk Dalam Daftar Pelanggaran Pemilu 2019

Kantor Bawaslu Sumut. (foto/dn)

Medan, hetanews.com - Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut menegaskan ujaran kebencian masuk menjadi salah satu faktor kerawanan jelang Pemilu 2019. 

Hal ini disampaikannya salah seorang Komisioner Bawaslu Sumut, Suhadi Sukendar Situmorang, dalam sosialisasi pengawasan Pemilu 2019 kepada kalangan mahasiswa, ormas dan jurnalis di Medan, Senin (29/10/2018).

"Titik kerawanan tidak hanya menyangkut tempat, ujaran kebencian juga masuk dalam bingkai kerawanan," katanya.

Suhadi menjelaskan, berbeda dengan penanganan pada kerawanan yang menyangkut tempat yang dapat diatasi dengan penempatan personel keamanan. Persoalan kerawanan akibat ujaran kebencian memiliki persoalan yang lebih kompleks sebab hal ini terjadi dengan mudah dan tidak terfokus pada lokasi tertentu. Sebab biasanya dilakukan melalui media sosial. 

Oleh karenanya, Bawaslu Sumut berharap pencegahan ujaran kebencian untuk menjadi sebuah kerawanan harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Kami sendiri tidak sanggup, karena keterbatasan sumber daya manusia di Bawaslu. Pencegahannya harus secara massif kita lakukan, masyarakat seluruhnya harus terlibat untuk mencegah ujaran kebencian," ujarnya.

Bawaslu Sumut saat ini menurut Suhadi terus berupaya mencegah munculnya ujaran kebencian. Salah satunya yakni dengan menggalakkan imbauan untuk tidak menyebar ujaran kebencian lewat media sosial dan juga dengan bersosialisasi ke sekolah-sekolah.

Penulis: dn. Editor: anto.