Thu 15 Nov 2018
ADVERTORIAL

Disaksikan Anggota DPR RI, TPL Serahkan Cold Storage pada Pemkab Humbahas

Serah terima bantuan cold storage oleh Direksi PT TPL, Mulia Nauli, dan Manajer Community Development (CD), Ramida Siringoringo, kepada Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor dan Plt. Kepala Bappeda, Hotmaida Dinauli Butarbutar, serta disaksikan dua anggota DPR-RI Komisi V, Anton Sihombing dan Jhoni Allen Marbun serta Camat Lintongnihuta, Jara Trisepto Lumbantoruan. (foto/aldy)

Humbahas,hetanews.com- Sebagai langkah nyata untuk menjaga kualitas hasil pertanian, serta menjaga kestabilan harga produk pangan, khususnya sayuran dan buah, PT Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL), resmi menyerahkan bantuan bangunan cold storage, kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas), Jumat (26/10/2018), di desa Sigumpar, kecamatan Lintong Nihuta.

Serah terima bantuan cold storage ini, dilaksanakan oleh Direksi PT TPL, Mulia Nauli, dan Manajer Community Development (CD) PT TPL, Ramida Siringoringo, kepada Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor dan Plt. Kepala Bappeda, Hotmaida Dinauli Butarbutar, serta disaksikan oleh dua anggota DPR-RI Komisi V, Anton Sihombing dan Jhoni Allen Marbun serta Camat Lintongnihuta, Jara Trisepto Lumbantoruan.

Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor, mengapresiasi niat baik dan kepedulian PT TPL terhadap sektor pertanian, khususnya di Humbahas.

"Target kita tidak ada lagi harga komoditi pertanian yang turun drastis. Tomat, kentang, bawang merah, bawang putih, dan buah-buahan nanti yang bisa kita simpan di dalam cold storage. Koperasi para petani nanti yang akan mengelola cold storage ini,” ujar Dosmar.

Cold storage adalah sebuah ruangan yang dirancang khusus dengan kondisi suhu tertentu dan digunakan untuk menyimpan berbagai macam produk hasil pertanian, seperti sayur dan buah-buahan, dengan tujuan untuk mempertahankan kesegarannya. 

“Kami melihat bahwa dalam beberapa waktu terakhir, harga sayur, seperti cabe, tomat, dan kentang mengalami gejolak harga. Hal ini yang membuat kami PT TPL ingin berkontribusi kepada para petani, khususnya di Humbahas untuk menjaga kestabilan harga agar petani tidak merugi dan kualitas produk sayur-sayuran bisa bertahan lebih lama di dalam cold storage,” ujar Mulia Nauli.

Mulia menambahkan, bahwa dengan adanya cold storage, maka perusahaan mendukung kabupaten Humbabas untuk menjadi lumbung pangan nasional, khususnya komoditi bawang putih sesuai dengan komitmen pemerintah pusat, melalui Kementerian Pertanian (Kementan) yang akan melakukan tahap awal dengan mengalokasikan 50 hektare perluasan tanam bawang putih, melalui APBN tahun 2018. 

"Kami berharap para petani bisa merasakan langsung manfaatnya. Mari kita jaga cold  d storage ini. Kalau penanganan untuk sayur bagus, maka pasar akan menyerap hasil komoditas petani dengan baik," ujar Mulia.

Cold storage memiliki tiga bagian bangunan, yakni, cold room, 10 meter x 20 meter dan tinggi 5 meter, anteroom 10 x 4 dan tinggi 4 meter dan bangunan tempat sortir 10 x 20 meter. Cold storage memiliki kapasitas penyimpanan 1,000 meter kubik atau sekitar 100 ton sayuran dengan konsumsi listrik 36.000 watt. Pembangunan cold storage ini, dikerjakan dalam jangka waktu delapan bulan dengan nilai Rp2,3 miliar.

 

 

Penulis: aldy. Editor: gun.