HETANEWS

1 Unit Rumah Permanen Ambruk Ditimpa Tembok Penahan Gereja HKBP Rautbosi

Satu unit rumah permanen milik Alex Manurung, ambruk tertimpa tembok penahan HKBP Rautbosi, Kecamatan Porsea, Kabupaten Tobasa, Kamis (25/10/2018), pukul 20.00 WIB. (Foto/Aldy Sitorus )

Tobasa,hetanews.com- Akibat derasnya hujan, satu unit rumah permanen milik Alex Manurung, di Desa Rautbosi, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), ambruk ditimpa tembok penahan halaman Gereja HKBP Rautbosi, Kamis (25/10/2018), lalu, pukul 20.00 WIB.

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Dinding dan atap rumah korban tampak ambruk tertimpa tanah longsor dan pasangan batu tembok penahan.

Alex Manurung, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tobasa dan Camat Porsea, yang memberikan perhatian atas bencana tersebut.

Mengetahui peristiwa tersebut, Bupati Tobasa, Darwin Siagian dan Camat Porsea, Robert Manurung, Jumat (26/10/2018), langsung meninjau rumah korban yang tertimpa longsor. Pemkab Tobasa dalam waktu dekat akan membangun tembok penahan, yang tepat di halaman Gereja HKBP Rautbosi.

Tembok penahan dengan panjang 30 meter dan tinggi 7 meter, dibangun dengan menggunakan dana taktis Bupati Tobasa. Sementara untuk mengantisipasi longsor,  Bupati Tobasa langsung menurunkan satu unit alat berat.

Camat Porsea, Robert Manurung menjelaskan, untuk korban rumah longsor, Pemkab Tobasa melalui Dinas Sosial, direncanakan akan menyerahkan bantuan, pada Senin, 29 Oktober 2018 mendatang. Pembangunan tembok penahan juga telah dimusyawarahkan dengan pihak Gereja HKBP Rautbosi dan masyarakat sekitar, katanya.

“Minggu depan, tembok penahan sudah diperbaikki dan dibangun kembali. Tadi pihak Dinas Tarukim sudah mengecek dan membuat gambar bangunan tembok penahan. Alat berat akan segera turun kelapangan untuk mengansipasi terjadi longsor,”terangnya.

Penulis: aldy. Editor: gun.