HETANEWS

Ternyata Dibunuh Adiknya, Makam Ali Dibongkar

Makam dibongkar (raja/detikcom)

Palembang,hetanews.com- Tim Jatanras Polda Sumsel dan forensik RS Bhayangkra Palembang, membongkar makam Ali Baharudin (31). Makam Ali dibongkar setelah polisi tahu korban tewas dibunuh adik kandung dan adik iparnya.

Peristiwa pembunuhan sendiri, terjadi 29 September, lalu. Di mana korban memaki-maki kakeknya dan melemparkan asbak rokok. Adik kandung korban, Ardhi Bowo yang melihat kakeknya dilempar marah dan terjadilah perkelahian.

Melihat keduanya berkelahi, Ardi Candra yang tidak lain adik ipar korban langsung ikut memukul. Seketika itu korban jatuh usai kepalanya dipukul batu cor-coran.

"Saat kejadian itu warga sekitar melihat, tapi tak berani menolong karena mereka masih keluarga. Korban yang jatuh usai dipukul ini sempat dibawa ke bidan, tapi tidak tertolong,"kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara, Jumat (26/10/2018).

Setelah korban tewas, keesokan harinya korban dimakamkan di TPU Sukabangun Palembang. Tak lama usai dimakamkan, polisi menerima laporan kasus kekerasan dan pembunuhan tersebut.

Polisi pun langsung bergerak cepat dan menangkap Ardhi dan Ardi di rumahnya, di Jalan Perindustrian, Kebun Bungan II Palembang. Dihadapan polisi, keduanya mengakui perbuatannya dan mengaku khilaf.

Untuk proses lebih lanjut, polisi langsung membongkar makam korban, Kamis sore (25/10/2018). Pembongkaran itu adalah salah satu upaya mengetahui penyebab tewasnya korban.

"Pembongkaran makam ini merupakan proses penyelidikan terkait kematian si korban atasnama Ali Baharudin. Kalau keterangan yang kami dapat dia tewas ditangan adik kandung dan adik iparnya," sambung Kapolda.

Atas perbuatanya, kedua tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Polda Sumsel. Keduanya kini dijerat pasal 170 ayat (3) KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
 

Sumber: Detik.Com

Editor: gun.