HETANEWS

Diancam 10 Tahun, Terdakwa Ini Siap Dihukum Mati Jika Mengulangi

Terdakwa Syahrial keluar dari ruang sidang Tirta, usai dituntut 10 tahun. (foto/ayu)

Simalungun,hetanews.com- Syahrial Siregar (33) alias Kempes, siap dihukum mati, jika mengulanginya lagi. "Saya siap dihukum mati jika mengulangi lagi,"kata terdakwa, di depan majelis hakim, Roziyanti, di PN Simalungun.

Hal itu diungkapkan terdakwa saat menyampaikan permohonannya (pledoi) usai, dituntut jaksa 10 tahun penjara.

Warga jalan Nagka V, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar ini, dituntut 10 tahun, denda Rp.1 Milyar subsider 3 bulan penjara oleh jaksa, Doniel Ferdinan. Menurut jaksa, terdakwa telah terbukti melanggar pasal 114 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Terdakwa ditangkap Syahrudin Siregar, R Simanungkalit (anggota Polsek Bangun), pada Selasa, 27 Pebruari 2018, sekitar pukul 13.30 WIB.

Siang itu, petugas sudah mendapatkan informasi tentang keberadaan terdakwa yang sering mengedarkan sabu.

Petugas menangkap terdakwa, di sebuah warung tuak, milik Johan Adi Chandra Purba, di jalan Akasia Raya, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar.

Lalu dilakukan penggeledahan di rumah terdakwa. Hasilnya, petugas menyita barang bukti, berupa 16 plastik klip sabu, 2 plastik klip kosong dan 1 plastik klip besar, juga HP Samsung putih dan uang Rp.100 ribu.

Syahrial mengaku semua barang bukti itu adalah miliknya. Sabu sebanyak itu, diakui terdakwa, dibeli dari Ari (DPO), warga jalan Jamin Ginting Medan, seharga Rp.1 juta. Lalu dibagi dalam paketan yang siap diedarkan dengan harga Rp.100/paket.

Untuk mendengarkan putusan majelis hakim, persidangan dibantu panitera, Marthin, menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.