Simalungun,hetanews.com- Selain rawan longsor, ruas jalan provinsi menuju Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, minim lampu penerangan jalan.

Hal ini membuat pengendara kendaraan, khususnya roda 2 mengalami kesulitan saat melintasi jalan. Adapun lokasi yang membutuhkan lampu penerangan, tepatnya di ruas jalan perkebunan kelapa sawit milik PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Unit Balimbingan.

Amatan hetanews.com, Rabu (23/10/2018), pada malam hari jalan terlihat begitu gelap, dan hanya terdapat beberapa peringatan bahaya dari Jasa Raharja.

Puji Ayu (25), mengeluhkan minimnya lampu penerangan jalan. Akibatnya, perempuan yang bekerja sebagai marketing di salah satu toko perabot rumah tangga ini, harus ekstra hati-hati ketika melintasi jalan tersebut.

"Saya setiap hari pulangnya jam 6 dari kota Siantar bang. Setiap melintasi jalan itu sekitar jam 7, dan itu sudah gelap, terkadang saya merasa cemas," ujarnya.

Harapannya,agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera mengadakan lampu penerangan jalan. Juga disampaikan supir angkutan umum, S Butar-butar, saat ditemui di Simpang Tangsi, Kecamatan Tanah Jawa.

"Sebenarnya jalannya memang bagus, tetapi kalau malam memang gelap daerah situ, apalagi sebelah kanan dan kirinya ada perkebunan sawit. Untuk pemerintah mohon diperhatikan lah," pungkas pria Batak berusia 36 tahun ini.

Tidak hanya persoalan minimnya lampu jalan, ruas jalan provinsi menuju Tanah Jawa, di beberapa titik juga rawan mengalami longsor dan banjir. Seperti yang baru-baru ini, terjadi longsor tepatnya di daerah Nagori Madubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa.