HETANEWS

Sekda Kota Medan Segera Evaluasi Kinerja Kepling, P3SU, Pasukan Melati & Bestari

Sekda Kota Medan, Ir. Wirya Alrahman, MM., saat memimpin rakor bersama para asisten, inspektorat, BPKAD, Kadis dan Kaban serta Camat di Ruang Rapat II Kantor Walikota Medan, Selasa (23/10/2018). (foto/rico)

Pemko Medan akan mengevaluasi kinerja Kepala Lingkungan (Kepling), Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU), Pasukan Melati dan Bestari. Langkah ini dilakukan karena kinerja mereka kurang memuaskan, berdasarkan laporan atas keluhan masyarakat.

Sikap tegas itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Medan, Ir. Wirya Alrahman, MM., saat memimpin Rapat Koordionasi bersama para asisten di lingkungan Pemko Medan, Inspektorat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kadis dan Kaban serta Camat di Ruang Rapat II Kantor Walikota Medan, Selasa (23/10/2018).

Khusus kepada Kepling, Sekda menilai fungsi kepling tidak berjalan dengan baik dan benar. Kepling memiliki tugas yang melekat dengan tugas camat dan lurah yakni memantau wilayah dari segi pelayanan kepada masyarakat, kebersihan, keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Saya memantau bahwa kinerja kepling tidak sesuai dengan tupoksi yang ditetapkan tersebut. Kerja kepling selama ini hanya mengantar surat tagihan PBB dan pelayanan administrasi lainnya kepada warga. Seharusnya mereka terlibat dalam masalah kebersihan, keamanan dan ketertiban. Inilah alasan kita untuk mengevaluasi kinerja kepling selama ini,” ujar Sekda.

Selanjutnya, kinerja P3SU, pasukan melati dan bestari. Berdasarkan pantauan yang dilakukan, mereka tidak taat dengan aturan jam kerja yang telah ditetapkan. Terbukti mereka sulit ditemukan dilapangan diatas jam 9.00 WIB, padahal jam tersebut masih merupakan jam kerja. Selain itu, banyak juga ditemui pasukan melati dan bestari yang melakukan pekerjaan dengan cara shift. 

Hal ini menurutnya telah melanggar aturan yang berlaku, karena dalam peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan disebutkan bahwa kewajiban bekerja 8 jam dalam sehari. “Hal ini harus segera kita teribkan, mengingat Pemko Medan telah menganggarkan dana yang cukup besar untuk menggaji kepling, P3SU serta pasukan melati dan bestari. Bayangkan, dengan gaji yang besar tersebut manfaat tidak sesuai dengan yang diharapkan,” tegas Sekda.

Kepada Camat, Sekda berpesan untuk dapat melakukan briefing ulang kepada kepling, P3SU serta pasukan melati dan bestari, terkait tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) serta kemaksimalan kinerja, baik dari segi ketuntasan dalam bekerja maupun kepatuhan terhadap jam kerja yang telah ditetapkan. 

Sekda kembali menekankan agar sejumlah gaji yang telah dikeluarkan harus mendapat timbal balik, demi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain diberikan penguatan melalui briefing, Sekda juga meminta Camat melakukan pengawasan secara ketat dan berlapis.

“Apabila setelah dilakukan pengawasan masih juga tidak menaati ketentuan atau tidak menjalankan tupoksinya dengan baik dan benar, maka saya minta mereka harus diberhentikan dan diganti dengan orang yang benar-benar mau bekerja dan mematuhi peraturan yang ada," pintanya. 

Penulis: rico. Editor: anto.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.