HETANEWS

Gubernur Serahkan Tali Asih/Penghargaan dan Lepas Hafizhah 30 Juz ke Dubai

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyerahkan tali asih/penghargaan kepada salah satu khafilah Sumut yang berprestasi di MTQN XXVII Tahun 2018 di Rumah Dinas Gubernur, Senin (22/10/2018). (foto/dvd)

Medan, hetanews.com - Dengan semangat bangkit dan bermartabat, maka nuansa ke-Islam-an di Sumatera Utara bisa kembali dihidupkan dan digaungkan. Setidaknya dengan tekad serta keseriusan tersebut, provinsi ini bisa dijauhkan dari kemaksiatan serta citra buruk yang selama ini menghantui.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi pada Penyerahan Tali Asih/Penghargaan Peserta Terbaik I s/d Harapan III Kafilah Sumut untuk MTQN XXVII 2018 dan Pelepasan Hafizhah 30 Juz Terbaik Sumut a.n. Istiqomah mewakili Indonesia mengikuti Musabaqoh Internasional di Dubai yang dilaksanakan di rumah dinas gubernur, Senin (22/10/2018).

Hadir diantaranya Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, Sekdaprov Hj. Sabrina, Dewan Penyantun H. Maslin Batubara, Ketua Kafilah Sumut Palid Muda Harahap, Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, serta sejumlah pejabat dan peserta yang berprestasi pada ajang nasional tersebut.

“Mari kita kembalikan nomor satu untuk Sumut. Sebab selama ini kita mungkin dikenal nomor satu konsumsi narkoba. Dengan prestasi ini, semua (pandangan) yang negatif bisa dihilangkan. Itulah kenapa kita harus dapat juara dan mampu menjauhkan kita dari dosa,” ujar Gubernur.

Pada kesempatan itu, Edy juga meminta seluruh pihak terkait agar segera mempersiapkan khafilah untuk mengikuti MTQN 2019 di Sumatera Barat. 

Sementara dalam laporannya, Ketua Kafilah Sumut, Palid Muda Harahap menyampaikan bahwa Khafilah Sumut meraih 16 dari total 42 medali yang diperebutkan. Perolehan ini jauh melewati raihan pada MTQN Lombok 2016 lalu, dimana Sumut hanya meraih 1 medali perunggu. 

“Mudah-mudahan kita bisa memperoleh juara pada MTQ Nasional berikutnya. Sebagaimana pada 1973 silam, kita pernah menjadi juara umum. Semua ini berkat tangan dingin Gubernur kita yang memberikan dukungan dana sehingga persiapan bisa lebih matang. Untuk persiapan, kita akan mengikuti STQ 2019 di Pontianak," katanya.

Dari penyerahan tali asih dan penghargaan tersebut, untuk kafilah yang memperoleh juara 1 mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp100 juta, kemudian Rp75 juta dan Rp 50 juta untuk juara dua dan tiga. Sementara untuk juara harapan 1, 2 dan 3 mendapat hadiah masing-masing Rp10 juta, Rp7,5 juta dan Rp5 juta. Sehingga total hadiah yang diberikan melalui LPTQ Sumut senilai Rp1,2 miliar. 

Penulis: david. Editor: anto.