HETANEWS

6 Siswi Dianiaya, Orang Tua Murid Takut Anak Trauma

Hotlen Manik, Kepala SDN 122350, Jalan Sutomo, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar. (foto/hza)

Siantar,hetanews.com- Pasca penganiayaan guru olehraga, yakni, EL Yusri Chaniago (53), warga Jalan Melati, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, terhadap 6 siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 122350, Jalan Sutomo, Kecamatan Siantar Timur, ditanggapi serius oleh pihak sekolah.

Salah satu korban, yakni, JAFH (11), kini telah resmi membuat laporan ke Polres Siantar dengan laporan polisi bernomor: LP/447/X/2018/SU/STR. Waktu kejadian, pada Jumat (19/10/2018), lalu, sekira pukul 09.00 WIB.

Tanggapan serius itu dikatakan langsung oleh Kepala Sekolah, Hotlen Manik, dengan sangat menyayangkan dan menyesalkan kejadian itu.

"Jadi guru ini silap. Dan orang tua murid ini langsung emosi. Wajar la emosi karena anaknya langsung menghubungi orang tuanya. Jadi datang la, orang tua murid kemari emosi. Jadi saya redam la dulu, di kantor ini, biar jangan langsung berhubungan dengan guru (EL Yusri Chaniago) yang bersangkutan," ujarnya saat ditemui hetanews.com, di ruangan kerjanya, Senin (22/10/2018) siang.

Lanjut Hotlen Manik, setelah susana mulai agak dingin, dijumpai guru yang bersangkutan.

"Baru si guru (EL Yusri Chaniago) hanya berkata maaf. Tapi, tidak hanya bisa maaf, kami tindak lanjuti ini ke polisi. Rupanya orang itu sudah langsung melapor ke polisi," ujar Hotlen Manik, seraya mengingat kejadian.

Terkait masalah tersebut, Hotlen kembali mengatakan, upaya yang dilakukan dari pihak sekolah, sudah berusaha memediasi orang tua murid dan guru yang bersangkutan supaya berdamai.

"Kebetulan hari Sabtu (20/10/2018), sudah datang semua orang tua murid. Jadi orang tua itu mau berdamai," ujarnya kepada hetanews.com.

Tak sampaidi situ saja, boleh damai tapi guru itu harus dipindahkan dari sekolah.

"Jangan la guru itu (EL Yusri Chaniago) mengajar di sekolah ini, jadi trauma anak-anak kami dan adek-adeknya trauma,"ujar Hotlen Manik, menirukan ucapan orang tua murid.

Hotlen Manik, menjawab perkatakan orang tua murid, "Baik la saya terima, tapi kalau hak memindahkan dia (EL Yusri Chaniago) tidak ada hak saya, itu hak Dinas Pendidikan,"pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.