HETANEWS

Bupati dan DPRD Karo Minta Tingkatkan Mutu Pelayanan Puskesmas

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, saat foto bersama tim akreditasi surveior dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan RI. (foto/charles)

Karo,hetanews.com-  Tim akreditasi surveior dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan RI, dr Fia Dewi Auliani, H Amri Madjid,  dan dr Ahmad Ramadhan, selama 3 hari, mulai Senin-Rabu (22-24/10/2018) akan bekerja melakukan penilaian, di Puskesmas Barusjahe.

Hal ini disampaikan dr Fia, di Puskesmas Barusjahe, Kecamatan Barusjahe, Senin (22/10/2018) yang dihadiri Bupati Karo, Terkelin Brahmana, anggota DPRD, Firman Firdaus Sitepu, Kepala Bappeda, Nasib Sianturi,  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, dr Hartawati Br Tarigan, Direktur RSU Kabanjahe, dr Arjuna Wijaya,  Camat Barusjahe, Kalsium Sitepu dan Muspika Barusjahe, dan Kepala Puskesmas UPTD Barusjahe, dr Tetra Sakti Ginting.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, mengatakan, agar para tim survei saat ini bekerja karena adanya amanat  Peraturan Menteri Kesehatan Nomor. 75 Tahun 2014. Yang mana setiap Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali. “Inilah dasar sehingga ibu/bapak sekalian bisa sekalian bertatap muka dengan kami disini semua,"ujarnya.

Yang mana akreditasi merupakan salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor. 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional. Di balik itu, berdasarkan penjabarannya tujuan umum dari akreditasi Puskesmas adalah meningkatkan mutu layanan Puskesmas.

“Oleh sebab itu, proses penilaian eksternal oleh Komisi Akreditasi terhadap puskesmas untuk menilai apakah system manajemen mutu dan system penyelenggaraan pelayanan dan upaya pokok sesuai dengan standar yang ditetapkan. Semua ini kami serahkan kepada tim yang ada, untuk menentukan kelayakannya, kami tahu tim akreditasi Puskesmas merupakan komisi yang memang sudah dilatih kusus menjadi penilai apakah sebuah puskesmas lulus akreditasi atau tidak,” katanya.

Ditempat yang sama, Kadis kesehatan Karo, drg Irna Safrina Meliala, mengatakan, adanya tujuan utama akreditasi Puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan mutu, kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen.

“Sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan dan program, serta penerapan manajemen risiko, dan bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi. Sedangkang tujuan khususnya, antara lain, memacu Puskesmas untuk memenuhi standar yang ditetapkan .Menetapkan strata akreditasi puskesmas yang telah memenuhi standar yang ditentukan. Memberikan jaminan kepada petugas puskesmas bahwa pelayanan yang diberikan telah memenuhi standar yang ditetapkan. Memberikan jaminan kepada pelanggan/masyarakat bahwa pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas telah sesuai standar. Terbinanya puskesmas adalah dalam rangka memperbaiki sistem pelayanan, mutu dan kinerja,”sebutnya.

Sementara, Anggota DPRD Karo, Firman Firdaus Sitepu, ikut angkat bicara terkaiit akreditas Puskesmas di Kabupaten Karo. Jika ditelisik keberadaan puskesmas seperti yang diutarakan diatas akan diakreditasi dan memacu pelayanan serta mutu Puskesmas. Harapannya mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Harapan saya, utamakan pelayanan kepada masyarakat dalam penanganan kesehatan, apalagi yang datang berobat yang sudah usia lansia, kasihan jika tidak dilayani, kalau dilihat dari tujuan khusus dan tujuan umumnya memang sangat mulia sekali, tugas Puskesmas. Jjadi tidak ada alasan pelayanan tidak baik, harus baik dan masyarakat luas, ujarnya.

Penulis: charles. Editor: gun.