HETANEWS

45 Menit Diguyur Hujan, Kota Kabanjahe Banjir

Pelajar SD yang melawan banjir saat pulang sekolah. (foto/charles)

Karo,hetanews.com- Sekira 45 menit diguyur hujan deras, kawasan perkantoran di Kabanjahe seperti kantor PN Kabanjahe, Kejaksaan Negeri, PDAM Tirta Malem Kabanjahe, Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan Karo dan Gereja GBKP Tiga Baru, di Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, banjir hingga lewat mata kaki orang dewasa, Senin (22/10/2018).

Drainase yang tak maksimal berfungsi membuat genangan air semakin meluap memenuhi jalan. Pengguna jalan, diantaranya pelajar Sekolah Dasar (SD) yang baru pulang sekolah harus berjalan di genangan air, di badan jalan. Parahnya, diantara pelajar tersebut ada yang sempat terjatuh di parit, beruntung temannya dengan cepat menarik tangannya sehingga bisa selamat.

Begitu juga dengan lalulintas jalan sempat lambat dan nyaris macet. Sejumlah kendaraan yang melintaspun mogok karena mesinnya masuk air.

Suasana banjir yang melanda kawasan perkantoran di Kabanjahe. (foto/charles)

Salah seorang pengguna jalan yang mengaku Beru Ginting, warga Gang Brahmana, jalan Jamin Ginting Kabanjahe, mengatakan, jalanan di kawasan itu memang sudah menjadi langganan banjir bila hujan turun. “Tidak tergantung berapa lama turunnya hujan, pokoknya asal hujan deras turun pasti di sepanjang jalan Jamin Ginting itu air meluap bagaikan sungai, arus deras,” katanya.

Menurutnya, banjir tersebut disebabkan drainase yang tersumbat atau tidak berfungsi maksimal. “Saya sebagai warga sangat mengharapkan instansi terkait peduli akan keadaan ini, termasuk Pemkab Karo harus peduli akan situasi ini, sebelum memakan korban,” katanya.

Tambahnya lagi, sebagai ibu kota kabupaten dan sebagai daerah lintasan bagi lima kabupaten (Simalungun, Dairi, Pakpak Barat, Aceh Selatan dan Aceh Tenggara) dua Provinsi Sumut dan NAD, keadaan ini harus segera ditangani. “Kan malu kita kalau daerah kita selalu dilanda banjir hanya gara-gara drainase tidak lancar,” pungkas Beru Ginting.

Penulis: charles. Editor: gun.