HETANEWS

Grebek 2 Gudang Pengoplos Gas, Polrestabes Ciduk 2 Pengusaha dan 2 Pekerja

Satreskrim Polrestabes Medan, menggrebek dua lokasi pengoplosan gas elpiji 3 kg menjadi 12 kg, di Jalan Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan Jalan Kompos Gg Pribadi, Kelurahan Puji Mulio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. (foto/jat)

Medan,hetanews.com- Satreskrim Polrestabes Medan, menggrebek dua lokasi pengoplosan gas elpiji 3 kg menjadi 12 kg, di Jalan Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan Jalan Kompos Gg Pribadi, Kelurahan Puji Mulio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Hasilnya, petugas mengamankan 2 pemilik usaha berikut 2 pekerja.

Pemilik dan pekerja yang diamankan yakni, Rikson Silalahi (28), warga Jalan Prima, Kecamatan Percut Sei Tuan, dan Masri Sianipar (28),  warga jalan Veteran Lorong III, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Kemudian,  Idul Fitri (39) dan Jupriadi (40), warga jalan Kompos Gg Pribadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda Prawira, mengatakan, penggrebekan dua gudang pengoplos gas tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat.

Kedua tersangka diamankan Polisi. (foto/jat)

"Awalnya, pada 9 Oktober 2018 kita menerima informasi adanya gudang pengoplosan gas elpiji dari 3 kg menjadi 12 kg, di kawasan Percut Sei Tuan. Selanjutnya, kita langsung turun ke lokasi dan berhasil mengamankan pemilik dan pekerjanya. Selain itu, kita amankan di lokasi tabung gas 3 kg 

berisi sebanyak 37 tabung,  tabung gas 3 kg kosong sejumlah 48 tabung, tabung gas 12 kg berisi ada dua tabung, tabung gas 12 kg kosong sebanyak 9 tabung, timbangan ukuran 30 kg 1 unit, alat pengoplos 2 buah dan 1 bungkus plastik berisikan segel tabung," ujarnya kepada wartawan, Senin (22/10/2018).

Putu menjelaskan, pihaknya juga melakukan penggrebekan di kawasan jalan Kompos, Kecamatan Sunggal dan turut mengamankan pemilik dan pekerja dari lokasi tersebut. 

Barang bukti yang diamankan Polisi. (foto/jat)

"Dari lokasi jalan Kompos, kita lakukan penggerebekan pada tanggal 19 Oktober 2018. Dari lokasi kita sita, tabung gas 3 kg berisi sebanyak 23 tabung,  tabung gas 3 kg kosong 57 tabung, tabung gas 12 kg setengah berisi 26 tabung, alat pengoplos pentil 26 buah, segel tabung gas 1 bungkus plastik, karet pengikat gantungan 26 buah, alat oplos berupa obeng dan kunci monyet dan satu unit mobil Suzuki Future Pickup  beserta STNK,"terangnya.

Putu menambahkan, modus dilakukan para tersangka dengan mengoplos tabung gas 3 kg menjadi 12 kg. Selain itu, pelaku usaha juga tak memiliki izin dari usaha tersebut. 

"Tersangka telah melanggar Pasal 53 huruf b, c dan d UURI No 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Ancaman hukuman paling singkat 4 tahun kurungan penjara," tandasnya.

Penulis: jat. Editor: gun.