HETANEWS

Investigasi 'Mesin Uang' Mafia Judi, Candu Judi Jackpot Atau 'Dipanggil Setan'

Medan,hetanews.com- Layaknya orang bodoh, para peggila jackpot (dingdong) seakan tidak perduli, meski telah sadar bakal kalah dalam 'permainan' judi tersebut. Bahkan tanpa pikir panjang, uang ratusan ribu hingga jutaan rupiah, mereka relakan demi 'bertempur' melawan mesin 'mafia judi' itu. 

Tak ahyal, banyak orang tua dan para istri sangat 'resah' dengan adanya perjudiaan mesin jackpot tersebut. Seperti diketahui, judi jackpot sangat digemari anak-anak sekolah, remaja, bahkan orang dewasa. 

Melihat banyaknya keluhan masyarakat khususnya wanita, hetanews.com mencoba melakukan investigasi ke salah satu arena perjudiaan mesin jackpot di Kota Medan, seminggu lalu.

Setibanya di sebuah warung lokasi perjudian mesin dingdong, hetanews bersama sejumlah teman, menukar uang 50 ribu dengan koin kepada penjaga arena perjudiaan. Setelah ditukar, kemudian hetanews pun mendapat 50 koin logam dari si penjaga (koin sebagai penghubung antara si pemain dan sang mesin). 

Di depan mesin berbentuk kotak berbahan kayu itu, wartawan pun mulai memasukan 4 koin ke dalam mesin (pojok kanan atas) satu per-satu. Dimana, dalam satu koin, heta hanya mendapat satu pilihan tombol yang akan putar oleh mesin, (contohnya, pilih tombol bergambar apel, jeruk, melon, lonceng, semangka bela, 99, bintang dan yes). Hetanews pun memilih melon, bintang, apel dan semangka. Detik berikutnya, hetanewes kembali menekan tombol enter yang terdapat di atas menu pilihan. 

Secara cepat, lampu-lampu di layar mesin pun bergerak mengelilingi gambar-gambar pilihan hetanedws dan berhenti disalah satu gambar. Mesin itu berhenti di satu tombol pilihan hetanews, (berhenti di bintang). Angka 20 pun muncul di layar atas kiri mesin diiringi dengan musik-musik dangdut penghibur. Itu artinya, hetanews mendapat 20 koin (20 ribu), (kalau bintang, 99, dan semangka bela dapat poin 20 ribu, sedangkan jeruk, melon,lonceng 10 ribu, apel 5 ribu serta yes 50-100 ribu). 

Hetanews pun terus mengulang permainan tersebut berulang-ulang kali. Hingga akhirnya, lampu mesin yang berputar berhenti di gambar kelinci, (modal tambahan). Lampu-lampu berwarna warni itu 'nembak-nembak' ke gambar-gambar lain, poin pun menjadi dabel hingga 1 sampai 3 kali lipat.

Permainan pun berlanjut, hetanews pun berkeiinginan mencoba 'memecah' jackpot (hadiah terbesar) dalam game. Jika hetanews mampu bermain sampai mendapat berlian atau memenuhui 4 gambar kelinci, maka akan mendapat hadiah jackpot sebesar 250-300 koin (250-300 ribu). Keinginan mendapat hadiah besar pun menjadi acuan setiap pemain jackpot. 

Wartawan pun terus bermain hingga ke-lima puluh koin tersebut habis 'tersedot'. Tak puas, hetanews pun kembali menukar 50 koin kepada si penjaga. 

Permainan pun kembali dimulai, mesin pun mulai mencoba mengelabuhi hetanews dengan berhenti dipilihan secara beruntun. Hetanews mendapat 40 koin dalam 4 kali putar. Namun sayangnya koin-koin tersebut tidak bertahan lama. Dalam hitungan menit, dengan cara 'tarik ulur' mesin dengan cepat 'menghisap'koin yang ada, begitu seterusnya (heta sidah kalah 100 ribu). 

Seakan tak terima kalah 100 ribu, wartawan pun lagi-lagi menukar koin hingga habis 500 ribu. Setelah mencapai ke penukaran uang ke-enam ratus ribu, jackpot pun akhirnya 'pecah'. Hetanews mendapat berlian dengan diiringi musik penghibur serta lampu mesin yang kelap kelip saraya mengeluarkan suara, 'tas,tas,tas,tas,tas,tas!! (Pun mendapat Jackpot, hetanews masih kalah 250 ribu dari 600 ribu koin yang ditukar).

Lantas bagaimana bisa kalah hingga jutaan rupiah?

Nah, biasanya, para penjudi jackpot tidak puas hanya sekali pecah (mendapat Jackpot. 'Bak dipanggil setan', para penjudi ingin kembali memecahkan jackpot yang hadianya kian bertambah (jika awalnya pecah di 350 koin, mesin akan menambah hadiah menjadi 400 koin).

Permaina pun berlanjut, hetanews melanjutkan permaianan dengan memakai koin hadiah sebelumnya. 

Dalam hitungan jam, seluruh koin habis 'terhisap'. Hetanews pun kembali merogoh kocek hingga 900 ribu. Berikutnya, mesin terus mengambil uang heta hingga mencapai 1 juta tanpa mengembalikannya sedikitpun (tidak pecah lagi). 

Walaupun jelas terlihat bahwa mesin Jackpot adalah modus penipuan secara 'tidak langsung'. Tetapi, para penggila jackpot terus saja bermain tanpa memikirkan seberapa banyak uang yang mereka habiskan. Begitulah cara kerja para mafia judi 'mengambil' uang rakyat yang 'dungu'.

Penulis: adr. Editor: gun.