HETANEWS

Cabuli Pacarnya 2 Kali, Supir Angkot Diancam 10 Tahun Bui

Terdakwa didampingi pengacaranya, Ronald Pasaribu. (foto/ay

Simalungun,hetanews.com- Seorang supir angkot CV GMSS Jaya, berinisial BP Sinaga alias Bayu (18), terbukti mencabuli pacarnya, sebut saja Sinta (15).

Dai dituntut 10 tahun denda Rp.100 juta subsider 6 bulan kurungan, di PN Simalungun, Senin (22/10/2018).

Warga Kampung dalam Pamatang Simalungun ini, dipersalahkan jaksa melanggar pasal  I ke-3 yaitu pasal 82 (1) UU RI No 17/2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23/2002 tentang perlindungan anak jo pasal 64 (1) KUHP.   

Menurut tuntutan jaksa, Christianto, perbuatan itu dilakukan terdakwa, pada April 2018, lalu, di rumah tante terdakwa dan di sebuah rumah kosong, di Kampung Jawa, Nagori  Rambung Merah Simalungun. Dengan bujuk rayu dan berjanji akan dinikahi, terdakwa menyetubuhi korbannya layaknya suami istri.   

Bermula adanya  hubungan pacaran antara terdakwa dan saksi korban yang sudah hampir 8 bulan. Lalu pada Jumat, pukul 14.00 WIB, saksi korban naik ke angkot yang dikendarai terdakwa.   

Dengan kata-kata "say", keduanya saling berdialog hingga akhirnya melakukan persetubuhan layaknya suami istri, di kamar rumah tantenya. Juga keesokan harinya, perbuatan itu diulangi lagi dalam sebuah rumah kosong.   

Terdakwa dalam persidangan tertutup didampingi pengacara Ronald Pasaribu, secara lisan memohon keringanan  hukuman kepada majelis hakim. Karena terdakwa menyesali perbuatannya.

Untuk mendengarkan pembacaan vonis, majelis hakim, pimpinan Novarina Manurung, menunda persidangan hingga Senin mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.