HETANEWS

Sosialisasi Satgas Saber Pungli, Ini Dipesankan Wabup Sergai

Suasana sosialisasi yang dihadiri Wabup Sergai, H Darma Wijaya. (foto/sutrisno)

Sergai,hetanews.com- Pemerintah saat ini bergerak cepat dalam memberantas praktek pungutan liar (pungli), pada pelayanan publik.

Ini dibuktikan dengan telah ditetapkannya Peraturan Presiden (PP) Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) yang bertindak sebagai payung hukum saber pungli.

Hal ini merupakan suatu upaya yang sangat penting dalam mendorong pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi (clean government).

Hal ini dikatakan Wabup Sergai, Darma Wijaya, saat membuka secara resmi sosialisasi saber pungli, di lingkungan Pemkab Sergai tahun 2018 yang dipusatkan, di Aula Sultan Serdang, komplek perkantoran Bupati Sergai, Senin (22/10/2018) siang tadi.

Masih katanya, pungli muncul dari kebiasaan yang dianggap lumrah dan wajar oleh masyarakat. Seperti meminta uang kepada masyarakat sebagai imbal jasa sebuah pelayanan.

Kebiasaan itu dipandang lumrah dilakukan sebagai bagian dari budaya ketimuran. Kebiasaan koruptif ini lama-lama akan menjadi bibit-bibit korupsi yang nyata. Kebiasaan berprilaku koruptif yang selama ini dianggap sebagai hal yang wajar dan lumrah dapat dinyatakan sebagai tindak pidana korupsi, papar Darma.

“Kami mengajak kita semua untuk melakukan langkah kongkrit dalam urusan pungutan liar ini. Tidak hanya urusan KTP, tidak hanya urusan sertifikat, tidak hanya urusan kepegawaian, administrasi kantor juga bidang pendidikan dan kesehatan. Hal-hal lain yang berkaitan dengan pungutan yang tidak resmi harus kita hilangkan bersama-sama. Dengan keterpaduan itulah kita harapkan operasi pungli ini akan berjalan efektif,”ujarnya.

Acara diisi dengan pamaparan dan diskusi tanya jawab oleh narasumber dengan seluruh peserta yang hadir.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.