HETANEWS

Dituduh Lakukan Penculikan Anak Kecil, Perempuan Asal Nias Ditangkap Warga di Jalan Kuali

Warga menyodorkan air mineral kepada Sedayani Gulö (21), perempuan asal Desa Sifaoroasi, Kecamatan Lölömatua, Kabupaten Nias Selatan. Sedayani ditangkap karena memasuki pekarangan rumah-rumah warga dan diduga hendak menculik anak kecil.

Medan, hetanews.com-Warga Jalan Kuali, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, menangkap seorang perempuan belia, karena kedapatan memasuki rumah-rumah warga di kawasan tersebut tanpa izin.

Penangkapan perempuan yang belakangan diketahui bernama Sedayani Gulö (21) asal Desa Sifaoroasi, Kecamatan Lölömatua, Kabupaten Nias Selatan, ini membuat heboh warga Jalan Kuali, terutama kalangan ibu-ibu.

Warga menduga Sedayani merupakan penculik anak kecil. Saat diamankan dan diinterogasi warga di poskamling setempat, perempuan ini berbicara melantur dan bertingkah seperti orang linglung.

"Halah, modus saja itu. Bawa saja ke kantor polisi. Pura-pura itu," ucap seorang ibu.

"Mana yang bisa bahasa Nias? Coba ke mari dulu. Tanyai anak ini," ucap seorang ibu lainnya.

Seorang warga Jalan Kuali Gang Persatuan, Roni, mengaku ia menangkap Sedayani sekitar pukul 15.00 WIB, saat Sedayani berada di pekarangan rumahnya.

Saat ditanya, Sedayani malah pergi begitu saja. Roni bersama warga lainnya pun kemudian menangkap Sedayani dan langsung membawanya ke poskamling.

"Dia masuk ke kaki lima rumah aku sambil bawa-bawa koper. Aku tanya, 'kau ngapain di sini?'. Dia malah pergi. Aku tangkap lah. Eh, dipukuli dan dicakarinya tanganku," kata Roni.

Seorang ibu-ibu yang mengaku rumahnya juga dimasuki oleh Sedayani, Wulan, juga mengatakan hal senada.

"Dia masuki rumah warga secara acak. Bukan rumah si Roni aja. Kita punya anak, ya takutlah kita. Makanya, bagus dibawa aja ke kantor polisi perempuan itu," ujarnya.

Pantauan Tribun Medan, sekitar pukul 16.00 WIB, perempuan tersebut dibawa warga ke Mapolsek Medan Baru, didampingi Babinsa setempat.

Sementara, koper warna merah jambu berisi pakaian dan aneka surat yang dibawa Sedayani tidak ikut dibawa alias tinggal di poskamling.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.