HETANEWS

Begini Pemkab Samosir Tanggapi Keberatan Warga

Pantai Putri Lopian, Pangururan, Kabupaten Samosir. (foto/stm)

Reaksi warga yang keberatan atas penataan tepi pantai Jalan Putri Lopian, Pangururan, Kabupaten Samosir membuat Pemerintah Kabupaten Samosir (Pemkab) Samosir memberi penjelasan. 

Berikut rilis yang diterima dari Plt Kepala Dinas Kominfo Pemkab Samosir,  Rohani Bakara via WA kepada hetanews.com:

Bahwa kegiatan Penataan Pantai Putri Lopian dengan pagu anggaran Rp2,5 M tercantum dlm Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PUPR Kabupaten Samosir pada APBD TA 2018. 


Proses dan mekanisme perencanaan kegiatan ini melalui pendekatan teknokratik, dengan pertimbangan bahwa secara teknis kegiatan ini bertujuan untuk pengamanan pantai akibat abrasi danau yang merusak dan mengancam bangunan/infrastruktur eksisting di sepanjang garis pantai Jalan Putri Lopian, Pangururan.

Rencana Kerja Anggaran (RKA) kegiatan ini sudah dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Samosir.

Kegiatan ini jg merupakan kegiatan lanjutan tahun sebelumnya dan akan berfungsi sama. Di samping sebagai proteksi sekaligus sebagai ruang terbuka publik karena disiapkan menjadi taman terbuka tanpa ada bangunan struktur massif di atasnya.

Hal ini juga selaras dengan konsep perencanaan 'waterfront city' yang termaktub dalam dokumen Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Pangururan.

Penulis: stm. Editor: anto.