Thu 15 Nov 2018

Sempat Viral di Facebook, Ini Identitas Pria yang Tangannya Membesar dan Nyaris Putus

Muhamar yang mengalami gangguan jiwa saat diamankan di kantor Dinas Sosial, menunggu kehadiran keluarga untuk dibawa pulang ke Madina. (foto/heru)

Asahan,hetanews.com- Pria yang mengalami gangguan jiwa ini sempat viral di facebook dengan kondisi tangan kanannya membesar dan nyaris putus.

Dan setelah diamankan personil Satpol PP Asahan dan diserahkan ke Dinas Sosial setempat, akhirnya diketahui kalau pria itu merupakan warga kabupaten Madina, Selasa  (16/10/2018). 

Kasi Trantib Satpol PP, Rosmita, membenarkan telah mengamankan seorang warga yang diketahui mengalami gangguan jiwa dengan tangan kanan membesar dan nyaris putus. 

"Kita mengamankan di tugu selamat datang kota Kisaran dari arah Rantauprapat - Medan pagi tadi dan selanjutkan diserahkan kepada Dinas Sosial Asahan, “ujar Rosmita. 

Sementara Kepala Dinas Sosial Asahan, Rais, melalui Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Haswin Siregar mengatakan, bahwa seorang warga yang mengalami gangguan jiwa itu diketahui warga Madina, di Penyabungan.

Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Dinsos  Asahan, Haswin Siregar, menunjukan hasil ronsen dan obat yang diberikan  pihak dokter RSU Hams Kisaran. (foto/heru) 

"Kita telah mendapatkan identiasnya, diketahui bernama Muhamar, berusia sekitar 27 tahun. Dan sore ini, pihak keluarga yaitu abang kandung Muhamar, bernama Husnah Pulungan akan datang menjemput untuk dibawa pulang ke Madina,”ujar Haswin. 

Masih katanya, bahwa Muhamar telah dibawa ke rumah sakit umum untuk diperiksa  terkait tanganya yang infeksi hingga membesar 

"Kita sudah membawa Muhamar ke RSU Hams Kisaran, namun perlu pemulihan lebih lanjut untuk mengoperasi tangannya yang membengkak . Namun mendapat kabar dari keluarga, meminta agar diserahkan saja. Dimana keluarganya, sore ini akan sampai dan akan  membawa pulang ke Madina, “beritahu Haswin. 

Diketahui, Muhamar telah 4 tahun terpisah dari keluarganya, untuk  pamit bekerja ke Malaysia.

Hal itu diketahui dari salah satu keluarganya, bernama Hanapi Pulungan yang tidak lain pakcik dari Muhamar.

 

 

Penulis: heru. Editor: gun.