HETANEWS

Dituding Usir Polisi, Ini Kata Kasi Penkum Kejatisu

Kasi Penkum, Sumanggar Siagian dan Wakapolsek Delitua, AKP Tina Pulitawati, ngobrol masalah pengusiran. (foto/dian)

Medan-hetanews.com- Terkait personil Polsek Delitua yang mengaku diusir oleh petugas Keamanan Dalam (Kamdal) outsourching, bernama Teguh dari halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Kasi Penkum, Sumanggar Siagian, langsung angkat bicara. Sumanggar mengatakan info tersebut tidak benar.

"Itu cuma salah penyampaian oleh pihak Kamdal kita, tapi sudah diklarifikasi kepada yang bersangkutan, tidak ada masalah,"ucap Sumanggar, Senin (15/10/2018).

Sambung Sumanggar, tadi pagi sejumlah personil dari Polsek Delitua, memang melakukan apel di halaman Kejatisu.

"Iya memang mereka tadi pagi apel. Katanya apel terkait unjuk rasa. Di situ datang petugas kita, karena salah komunikasi terjadilah keributan sedikit. Tapi, sudah tidak ada masalah lagi. Masalah komunikasi sajanya tadi pagi itu,"tandas Sumanggar.

Sebelumnya, belasan personil Polsek Delitua terpaksa membubarkan diri saat melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa, di kantor Kejatisu, Jalan AH Nasution, Medan, Senin pagi. Pasalnya, mereka mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari petugas Kamdal Kejatisu. 

Kejadian berawal saat petugas kepolisian ini sedang melaksanakan apel pengamanan, di halaman depan kantor Kejati Sumut yang dipimpin langsung oleh Wakapolsek, AKP Tina Pulitawati. Namun tiba-tiba datang seorang petugas Kamdal Kejatisu yang melarang dan mengusir para petugas kepolisian ini.

"Sebelumnya, personil kita akan melakukan pengamanan aksi unjuk rasa terlebih dahulu melaksanan apel di halaman depan kantor Kejatisu. Namun tiba-tiba datang seorang petugas Kamdal Kejatisu, meminta surat izin," ungkap Kapolsek Delitua, Kompol BL Malau kepada wartawan.

BL Malau menjelaskan, petugas Kamdal outsourching dari pihak Kejati Sumut itu bernama Teguh. "Kemudian atas pelarangan tersebut maka personil pengamanan pun membubarkan diri," jelasnya.

BL Malau melanjutkan, saat membubarkan diri itu, Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian langsung menjumpai Wakapolsek Delitua, AKP Tina Pulitawati untuk memberi klarifikasi atas kejadian tersebut.

Kepada Tina, Sumanggar menjelaskan, bahwasanya pelarangan itu hanyalah sebuah kesalah pahaman saja.

"Padahal, ini objek yang mau kita jaga, orangnya yang mau kita jaga kok malah diusir. Lagian ngapain kami di situ kalau gak ada unras (unjukrasa)," pungkasnya.

Penulis: dian. Editor: gun.