Thu 15 Nov 2018
ADVERTORIAL

TPL Bersama Unimed Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Samosir

PT TPL menunjukkan komitmennya dalam tumbuh dan berkembang bersama masyarakat terutama dalam sektor pendidikan, khususnya di kabupaten Samosir dengan menggandeng Unimed untuk memberikan pelatihan terhadap guru-guru di kabupaten Samosir. (foto/aldy)

Samosir,hetanews.com– Sebagai tindak lanjut dari kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, melalui Dinas Pendidikan, PT Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) dan Universitas Negeri Medan (Unimed),  menggelar Seminar Nasional & Sosialisasi Analisis Kebutuhan Diklat (AKD). Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Samosir, di Pangururan, Senin (8/10/2018), lalu.

Hasil asessment dan analisa yang dilakukan oleh Unimed terhadap guru-guru SMP se-kabupaten Samosir, menunjukkan bahwa diperlukan adanya usaha khusus bagi tenaga pengajar untuk penguasaan usaha dan kompetensi pedagogik dan profesional, berupa studi banding, pemagangan dan pelatihan terapan, metode pengajaran masih konvensional, sehingga dibutuhkan metode mengajar yang lebih inovatif dan diharuskan untuk meningkatkan penguasaan tenaga pengajar atas teknologi informasi dan komunikasi.

“Kami berterimakasih kepada Unimed dan PT TPL atas dukungan untuk memberikan solusi dan juga memberikan metode pengajaran yang lebih baik melalui hasil asessment. Ini kesempatan yang bagus bagi para tenaga pengajar tingkat SMP bisa langsung mencari solusi metode pengajaran melalui narasumber dari Unimed, sehingga sumber daya manusia di kabupaten Samosir mandiri dan berdaya saing,”ujar Bupati Samosir, Rapidin Simbolon.

“Asessment oleh Unimed dan didukung oleh PT TPL adalah terciptanya kualitas pendidikan di Samosir yang berdaya saing. Tinggi rendahnya kualitas pendidikan bergantung pada kualitas sumber daya manusia, khsususnya tenaga pendidikan. Pemkab Samosir telah mengikat kerjasama dengan berbagai lembaga, bahwa kualitas pendidikan Samosir belum mencapai yang diharapkan. Dengan analisis kebutuhan diklat ini, hasil yang dipaparkan ini, diharapkan menemukan solusi untuk mendongkrak kualitas pendidikan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Samosir, Rikardo Hutajulu.

Direktur PT TPL, Mulia Nauli, mengatakan, bahwa hasil asessment terhadap tenaga pengajar SMP melalui seminar ini para guru bisa meningkatkan bagaimana metode mengajar yang ideal dan menarik bagi para anak didik.

“Samosir adalah kabupaten yang memiliki potensi, khususnya pertanian dan pariwisata. Melalui metode pendidikan yang lebih inovatif, maka anak-anak didik akan lebih kreatif dan diharapkan bisa menjadi entrepreneur di bidang pertanian dan pariwisata,” ujar Mulia.

Acara yang dihadiri 151 peserta para guru dan kepala sekolah SMP se-kabupaten Samosir ini dibuka resmi oleh Bupati Samosir, dan dihadiri Direktur PT. TPL Mulia Nauli, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Samsosir, Rikardo Hutajulu, Manajer Community Development (CD) PT  TPL, Ramida Siringoringo, Manajer Stakeholder Relation PT  TPL, Tagor Manik, Rektor Unimed, Prof DR. Syawal Gultom, Wakil Rektor I Unimed, Prof. Dr. Abdul Hamid, dan Wakil Rektor IV Unimed, Prof. Manihar Situmorang. Asesmen yang dilakukan oleh Unimed ini melalui dana community development PT TPL sebesar Rp293 juta.

Bulan Mei lalu, PT. TPL menunjukkan komitmennya dalam tumbuh dan berkembang bersama masyarakat terutama dalam sektor pendidikan, khususnya di kabupaten Samosir dengan menggandeng Unimed untuk memberikan pelatihan terhadap guru-guru di kabupaten Samosir untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Asessment yang dilaksanakan oleh Unimed dilakukan terhadap 204 orang (37,2%) dari 548 tenaga pengajar di kabupaten Samosir.

 

Penulis: aldy. Editor: gun.