HETANEWS

Dana Penanggulangan Bencana KM Sinar Bangun Seret Kakan Satpol PP Simalungun

Kasi Pidsus Kejari Simalungun, Rendra Y. Pardede, SH. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Masih seputaran pengusutan aliran dana penanggulangan tenggelamnya KM Sinar Bangun sebesar Rp5 miliar, giliran Satpol PP diperiksa Pidsus Kejari Simalungun, Senin (15/10/2018).

Menurut Kasi Pidsus Kejari Simalungun, Rendra Y Pardede SH, pihaknya masih menunggu sejumlah dokumen dari pihak Satpol PP. Selanjutnya, pihaknya akan memanggil Kakan Satpol PP. 

"Kita masih menunggu staf kantor Satpol PP yang mengantar dokumen yang diminta jaksa. Setelah diperiksa kelengkapannya, baru memanggil Kakan," ucap Rendra.

Sesuai informasi yang diterima hetanews.com, Satpol PP mendapat jatah 300 jutaan untuk pengamanan pada musibah itu. Rendra yang dikonfirmasi pun tak menampik hal itu. "Kira-kira seperti itu, kami juga belum tahu pasti," kata Rendra.

Seyogianya hari ini Senin (15/10/2018), Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Simalungun, Mudahalam Purba kembali dipanggil jaksa. Tapi hingga pukul 13.30 WIB, ia tak juga hadir di kantor jaksa.

"Harusnya hari ini dia datang, sudah kita panggil untuk hari ini tapi belum datang," beber Kasi Pidsus.

Rendra juga memastikan, pihaknya akan memanggil seluruh penerima dana (panitia) atas petaka tenggelamnya KM Sinar Bangun untuk dimintai keterangan dan diminta pertanggungjawaban.

Sebelumnya, Bendahara BPBD Simalungun, Juliater Damanik sudah dua kali diperiksa dan memenuhi sejumlah dokumen yang diminta tim jaksa. Ada sekitar 23 item aliran dana, termasuk sewa kapal sebesar Rp72 juta. 

Penulis: ay. Editor: anto.