Thu 15 Nov 2018

Cabuli Pacar di Doloksanggul, Pria asal Dairi Dicokok di Banten

Pelaku MP yang diamankan Polisi dari Pulau Jawa. (Foto/Rachmat Tinton)

Humbahas,hetanews.com- MP (19), warga Simpang 3 Parongil, Kabupaten Dairi, dicokok Satreskrim Polres Humbang Hasundutan (Humbahas), di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Provinsi Banten, Sabtu (13/10/2018) pagi, sekira pukul 11.00 WIB.

Dia diamankan karena diduga melakukan tindak pidana asusila terhadap pacarnya sendiri, sebut saja Mawar (18), warga Desa Purba Manalu, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbahas.

Kasubbag Humas Polres Humbahas, Ipda S Nainggolan, menuturkan,  MP ditangkap berdasarkan laporan ibu kandung Mawar, Lambok  Manullang, bernomor : LP/79/VIII/2018/HBS, tanggal 3 Agustus 2018 tentang tindak pidana kejahatan terhadap kesusilaan, sesuai Pasal 285 subs Pasal 289 jo Pasal 332 KUHP.

Kepada Satreskrim, ibu korban menceritakan, bahwa pada hari Minggu, 29 Juli 2018, putrinya yang masih berstatus pelajar itu,  pergi meninggalkan rumah. Dan barulah kembali setelah 4 hari  kemudian. Sebagai orang tua tentu hal itu membuatnya curiga.

Mawar pun ditanyai ibunya. Dari pengakuannya diketahui,  bahwa Mawar diajak pergi oleh pacarnya, tersangka MP,  ke Desa Parongil dan tinggal di sana hingga berhari-hari. 

Diakuinya juga, bahwa dirinya sudah pernah disetubuhi MP, di Taman Bunga, Desa Pasaribu, Doloksanggul, pada 10 April 2018, lalu. Dan aksi bejat itu kembali berlanjut saat tengah malam, di salah satu rumah kosong yang berada tepat, di samping rumah korban, pada 27 Mei 2018, lalu. 

Akhirnya pada tanggal 3 Agustus 2018, ibu Mawar pun membuat pengaduan di Polres Humbahas. Namun MP tak bisa langsung diamankan lantaran diketahui sudah berada di Pulau Jawa. 

Tak kehabisan akal, pihak kepolisian pun melakukan skenario. Kamis (11/10/2018), korban pun diarahkan agar melakukan komunikasi dengan tersangka MP melalui Facebook. Di chat Facebook dengan MP, korban  mengatakan akan berangkat ke Jakarta, via jalur penerbangan dari Bandara Silangit menuju Bandara Soekarno Hatta. Dia meminta agar dirinya dijemput di Bandara Soekarno Hatta, pada Jumat (12/10/2018), yang kemudian disetujui MP. 

Lalu, pada hari Kamis (11/10/2018), personil Sat Reskrim Polres Humbahas, berangkat dengan penerbangan dari Bandara Silangit ke Bandara Soekarno Hatta. 

Selanjutnya sesuai skenario yang sudah diatur, Jumat (12/10/2018), sekira pukul 11.00 WIB, korban mengirim pesan melalui Facebook kepada MP dan memberitahukan, bahwa dirinya sudah sampai di bandara.

Lalu sesuai dengan ciri-ciri yang diketahui, personil melihat keberadaan MP, di ruang tunggu kedatangan, dan kemudian langsung mengamankannya. 

"Pada hari itu juga sekira pukul 12.00 WIB, personil Polisi membawa tersangka ke Polres Humbahas melalui jalur penerbangan. Kini tersangka sudah mendekam di ruang tahanan Mapolres,"ungkap S Nainggolan.

 

Penulis: rachmat. Editor: gun.