HETANEWS

Terkuak..! Pelaku Perampokan Bendahara Gereja, Ternyata Tetangga Korban

Pelaku perampokan, saat dipaparkan oleh Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, Sabtu (13/10/2018). (foto/hza)

Simalungun,hetanews.com-  Polres Simalungun berhasil meringkus enam tersangka (tsk) kasus perampokan, di Huta Sido Rukun 1, Nagori Rukun Mulyo, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun,  pada Selasa (7/8/2018), lalu, sekira pukul 05.00 WIB pagi.

Korban diketahui, bernama Lohot Sitanggang (60) yang merupakan petani dan bendaha Gereja HKBP.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, saat menggelar konprensi pers, di Aspol, Jalan Sangnawaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Sabtu (13/10/2018), mengatakan, aksi perampokan ini dilakukan oleh tetangga korban.

"Tetangga korban yang menjadi pelaku perampokan, yakni dilakukan Ijon Martua Purba alias Jhon (46), bersama rekannya, Timbul Marbun alias Marbun (41), Boy Simbolon alias Simbolon (35) dan Balduin Simanjuntak, serta dua rekannya mereka yang masih DPO, marga Purba dan Manurung,"ujar Kapolres.

Terpisah, saat ditanya, apa alasan Ijon Martua Purba alias Jhon yang merupakan tetangga korban, Lohot Sitanggang (60), tak banyak menjawab pertanyaan awak media.

Baca juga: Dalam Kurun Satu Minggu, Kawanan Perampok Antar Provinsi 'Putus' Ditangan Unit Jatanras

Baca juga: Selain Kantor Pos, Kawanan Rampok Antar Propinsi Ini Juga Beraksi di Rumah Sintua HKBP

Lanjut ditanya, apakah ada motif dendam, sehingga merampok korban, Ijon Martua Purba pun hanya mengatakan tidak ada dendam.

"Tidak ada dendam bang. Uang hasil rampokan, saya gunakan untuk sehari-hari," ujarnya seraya menundukkan kepalanya.

Tak hanya itu saja, saat konprensi pers tersebut berlangsung, Kapolres  Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, mengatakan, pelaku ini merupakan perampok panggilan.

"Untuk pelaku perampokan di  Kantor Pos Cabang Panei Tongah, Jalan Besar Seribudolok-Panei Tongah, kita sangkakan pasal 363 KUHP ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Sementara untuk perampokan, di rumah Lohot Sitanggang, kita sangkakan
pasal 365 KUHP, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,"pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.