HETANEWS

Pasca Terlibat Tabrakan, Pelajar dan Oknum Polisi Sepakat Berdamai

Rizes Pernando Saragih, duduk di aspal pasca kecelakaan lalu lintas. (foto/hza)

Siantar,hetanews.com- Rizes Pernando Saragih (18), pelajar yang tinggal dan ngekos di Jalan Wis Gara, Kecamatan Siantar Uatara, ini sempat mengalami kecelakaan dengan oknum Polisi, berinisial  MH yang bertugas di Polsek Siantar Utara, pada Selasa (10/10/2018), sekitar pukul 18.30 WIB.

Kini, Sabtu (13/10/2018), kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai. Perdamaiam keduanya, tertuang dalam surat dan ditandatangani oleh kedu belah pihak.

Adapun isi dari surat pernyataan damai tersebut, bahwa kecelakaan tersebut bukan merupakan unsur kesengajaan dan mereka tidak merasa keberatan dan berinisiatif untuk diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Biaya kerusakan kendaraan ditanggung masing-masing dari pemilik kendaraan.

Surat pernyataan ini kami buat adalah berdasarkan musyawarah dan mufakat masing-masing pihak yang disaksikan keluarga dan tidak ada unsur paksaan dari pihak lain.

Tidak melanjutkan perkara ini ke Polres hukum atau ke unit kecelakaan Polres Siantar.

Setelah perjanjian perdamaian ini ditandatangi, maka masing-masing pihak tidak ada lagi saling tuntut menuntut dikemudian hari atas kejadian tersebut, baik secara hukum pidana ataupun perdata dan juga masing-masing pihak tidak akan tidak akan menuntut asuransi dan bentuk apapun.

Surat pernyataan adanya perdamaian. (foto/hza)

Sebelumnya diberitakan, Rizes Pernando Saragih, mengaku trauma pasca laka lantas dengan seorang oknum Polisi, berinisial MH.

Kejadian yang menimpa Rizes, berlangsung pada Selasa (10/10/2018), sekitar pukul 18.30 WIB, di Jalan SM Raja, tepatnya di depan kantor Kehutanan lama, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara.

Kronologis kejadian, menurut Rizes Pernando, saat mobil Innova BK 200 H, yang dikendarai oknum Polisi itu, membelok masuk menuju simpang Siloting, Jalan SM Raja, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara. Setelah membelok, oknum Polisi yang bertugas di Polsek Siantar Uatar itu, diduga tidak menghidupkan lampu sed, sehingga Rizes yang mengendarai sepeda motor melaju dari arah belakang dan terjadi kecelakaan.

Baca juga: Pasca Kecelakaan di Jalan SM Raja, Oknum Polisi Diduga Pukul Pelajar

"Setelah kecelakaan, jatuh la aku bang. Keluar lah polisi itu dari dalam mobil. Aku langsung minta maaf. Tapi dimaki-makinya aku dan dipukulnya aku sekali bang, di kening ku bang," ungkap Rizes, ketika ditemui di Pos Bantuan Hukum, Roy Yantho Simangunsong, Jumat (12/10/2018) siang, di Jalan SM Raja Siantar.

Sambung Rizes lagi, saat ini ia sudah dua hari tidak masuk sekolah lantaran untuk mengurus kasus laka lantas.

"Ini bang, gak masuk sekolah aku, tapi lagi mengurus laka lantas ini. Trauma juga aku bang, karena dipukul itu,"ujarnya lagi.

Sambung Rizes lagi, saat ini sepeda motor yang dikendarainya itu masih ditahan di kantor polisi, di unit Laka Lantas.

Penulis: hza. Editor: gun.