HETANEWS

Baru Tiba dari Padang, Warga Aceh Dirampok di Amplas

Darus, korban perampokan saat di Polsek Patumbak. (foto/adr)

Medan, hetanews.com - Darus (23), warga Provinsi Aceh menjadi korban perampokan ketika berada di Amplas. Tepatnya di Jalan Sisingamangaraja setelah fly over atau sebelum jembatan (sungai) Amplas, Kecamatan Medan Amplas.

Informasi yang dihimpun di Mapolsek Patumbak, Sabtu (13/10/2018), awalnya Darus menumpang Bus PT Putra Pelangi dari Padang, Sumatera Barat menuju Medan. Darus tiba di Medan, Kamis (11/10) sekitar pukul 22/30 WIB. 

Karena tak begitu mengenal kota yang didatangi, Darus memilih turun dari bus di tempat kejadian perkara.

"Aku bawa tas berisi pakaian, saat aku turun dari bus, datang tiga orang dengan senjata tajam (pisau). Ketiga orang itu mengancam aku dengan pisau agar menyerahkan hartaku," ujar Darus. 

Melihat pisau sudah menempel di badan, Darus akhirnya menyerahkan dompet berisi uang berkisar Rp300 ribu dan satu unit handphone miliknya kepada para pelaku. 

"Dari pada aku yang mati, Bang, lebih baiklah aku serahkan uang dan hapeku," ucap korban dengan logat daerah yang khas. 

Ketika itu pelaku sempat menanyakan isi tiga tas yang dibawa korban. Karena hanya berisi pakaian, para pelaku enggan untuk mengambil dan berlalu meninggalkan korban. Selanjutnya korban mendatangi kantor polisi untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Korban lalu meminta petugas untuk menghubungi temannya yang berada di Medan. 
"Aku dapat nomor HP temanku yang ada di Medan melalui facebook (internet). Karena HP nya juga hilang, aku minta tolong sama polisi agar menelepon nomor HP keluargaku yang di Medan, barulah mereka (teman-teman) datang menjemputku," ungkapnya. 

Terpisah, Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SIK ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa korban belum membuat laporan pengaduan. "Jika laporannya diterima, akan segera ditindaklanjuti," terangnya.

Penulis: adr. Editor: anto.