HETANEWS

Ancam Sebarkan Video Mesum dengan Tunangan, Warga Bangunsari Ini Diciduk

Pelaku Rizky (kiri) saat diamankan di Polsek Patumbak. (foto/adr)

Medan, hetanews.com - Diputusi tunangannya, Rizky Kurniawan (24) mengancam akan menyebarkan video mesum dengan tunangannya ke media sosial (medsos). Akibatnya warga Bangunsari, Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor ini berurusan dengan aparat kepolisian. 

Ceritanya, sebut saja Bunga (19) telah berpacaran dengan Rizky lebih dari lima tahun. Bahkan keduanya sudah memantapkan hati dengan saling tukar cicin alias bertunangan. Mereka juga telah menentukan hari pernikahan. 

Namun, Bunga dan Rizki sepertinya tak sabar ingin mengetahui indahnya malam pertama. Beberapa bulan belakangan, mereka pun melakukan hubungan layaknya suami istri (mesum) di salah satu hotel Melati, di sepanjang Jalan Jamin Ginting, Kota Medan.
Bahkan Rizki selalu mengabadikan aksi 'tidur sama' itu melalui telepon seluler.

Perbuatan terlarang yang sudah seperti menu mingguan itu akhirnya membuat Rizky bosan. Ujungnya, Rizky mencari teman tidur (kecan) yang baru sebagai selingan. Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Perbuatan Rizky yang memiliki
wanita idaman lain (WIL) akhirnya tercium oleh Bunga.

Merasa cintanya dikhianati, Bunga pun memutuskan kisah cinta sekaligus pertunangannya dengan Rizky. Karena tak ingin berpisah, Rizky lantas mengancam akan menyebar video mesum mereka ke media sosial (medsos) jika Bunga sampai memutuskan pertunangan. 

Bukannya takut, hal itu justru membuat wanita yang menetap di Kecamatan Patumbak I ini emosi. Pertengkaran hebat pun terjadi bahkan sampai ke telinga masing-masing keluarga mereka. Alhasil, keluarga Bunga melaporkan Rizky ke pihak berwajib. 

Pihak Polsek Patumbak yang menerima pengaduan langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan Rizky berserta barang bukti handphone dari rumahnya, Rabu (10/10/2018).

"Sudah diamankan sama polisi. Si Rizky dibawa ke Polsek Patumbak," ujar salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan, Jumat (12/10/2018). 

Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi yang dikonfirmasi membenarkan adanya pelaku perbuatan tak menyenangkan yang sempat diamankan berdasarkan laporan keluarga korban.

"Ya benar ada datang, tapi karena TKP (tempat kejadian perkara) berada di wilayah Delitua, anggota menyarankan korban mebuat laporan polisi ke Polsek Delitua," pungkasnya.

Penulis: adr. Editor: anto.