HETANEWS

Pernah Ditolak, Pengurus PSMS Kembali Gunakan Steward?

Ilustrasi. (foto/google)

Medan, hetanews.com - Pengurus PSMS Medan dikabarkan kembali menggunakan jasa steward  untuk menjawab edaran PSSI. Dimana adanya regulasi baru mengenai penghentian laga jika ada koreografi yang menyangkut  unsur SARA dan kebencian.

Baca juga: PSSI Keluarkan Edaran Keras, Nyanyian SARA & Kebencian Bakal Disanksi

Namun, langkah memakai jasa steward yang dalam bahasa awamnya, keamanan sipil, ini sebelumnya pernah diberlakukan pengurus. Hasilnya justru membuat sejumlah oknum suporter gerah. Mereka pun mengancam akan melakukan perlawanan jika hal itu kembali dilakukan panitia pelaksana pertandingan. 

Menyikapi hal itu, Sekretaris  Umum PSMS Medan yang juga menjabat sekretaris pertandingan lokal, Julius Raja menegaskan, jika jadwal steward yang dimaksudkan bukanlah anggota organisasi kepemudaan. Melainkan lembaga keamanan sipil.

"Seperti jasa kemanan untuk perkantoran dll. Yang jelas kerjasama dengan pihak ketigalah," terang King, Jumat (12/10/2018).

Jasa steward, bilang King, dianggap lebih efektif daripada harus menambah personel keamanan yang sifatnya menjaga di sekitar area tribun penonton. 

"Steward ini kan berada langsung dalam tribun penonton dan bisa mencegah jika adanya koreografi berbau SARA dan kebencian dari penonton," sebutnya. 

Penulis: mek. Editor: anto.

Ikuti kami di Twitter, Instagram, Youtube, dan Google News untuk selalu mendapatkan artikel berita terbaru dari Heta News.