Tue 11 Dec 2018

Asian Para Games Hari ke-6: Dua Emas yang Perkokoh Posisi Indonesia

Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean.

Jakarta, hetanews.com - Setelah panen medali di penyelenggaraan Asian Para Games hari kelima, kontingen Indonesia tidak mendapat terlalu banyak medali pada hari keenam, Kamis (11/10/2018). Jika di hari kelima ada 47 medali yang diraih, pada hari keenam Indonesia 'cuma' mampu menyabet 11 medali.

Walau begitu, 11 medali itu rupanya sudah cukup untuk menjaga agar peringkat Indonesia di klasemen umum tidak melorot. Sampai saat ini, Indonesia tetap berada di urutan enam klasemen umum dengan koleksi 25 emas, 34 perak, dan 39 perunggu, hanya kalah dari China, Korea Selatan, Iran, Jepang, dan Uzbekistan.

Pada hari keenam ini, Jendi Pangabean mampu mempersembahkan emas. Perenang asal Muara Enim, Sumatera Selatan, itu turun pada nomor 100 meter gaya punggung putra kategori S9. Dengan catatan waktu 1 menit 7,45 detik, Jendi unggul atas wakil China dan Korea Selatan.

Selain Jendi, peraih emas lainnya adalah pasangan ganda campuran tenis meja, Suwarti dan Mohamad Rian Prahasta. Dalam All-Indonesian final di kategori 6-8, Suwarti/Rian berhasil menundukkan Tri Banyu Multo/Hamida dengan skor 2-1 (11-7, 9-11, 11-5).

Asian Para Games 2018
Suwarti di perempat final 3 tunggal putri TT-8 Asian Para Games 2018.

Bagi Suwarti, emas tenis meja tersebut punya arti luar biasa besar. Sebab, saat ini dirinya sedang mengandung 18 minggu. Walaupun harus bersusah payah saat latihan, semuanya terbayar lunas ketika medali emas itu dikalungkan di lehernya. Sembari bergurau, selepas laga itu Suwarti berkata, "Ini triple nih, bukan double lagi." Selamat!

Sementara itu, sembilan medali lain dibagi menjadi empat perak dan lima perunggu. Medali-medali tersebut diraih dari cabang atletik, balap sepeda, renang, serta angkat berat. Rinciannya: dua perak dari atletik, satu perak dari balap sepeda, satu perak angkat berat, satu perunggu angkat berat, satu perunggu renang, dua perunggu atletik, serta satu perunggu balap sepeda.

 sumber: kumparan.com

Editor: sella.