Tue 11 Dec 2018

Briptu Chairul Fahmi Tak Hanya Mangkir dari Dinas

Oknum personil Polres Siantar, Briptu Chairul Fahmi Saragih ditangkap personil Unit II Tipiter Sat Reskrim Polres Siantar, setelah menjalani sidang kode etik, Kamis (11/10/2018). (foto/hza)

Siantar,hetanews.com- Briptu Chairul Fahmi, yang diketahui terakhir kali bertugas di Satuan Sabhara Polsek Siantar Utara, juga terlibat penggelapan mobil.

Itu makanya, begitu selesai sidang komisi kode etik, dia langsung ditangkap atas laporan pemilik mobil yang digelapkannya, yakni, Patar Parlindungan Hutapea, dengan laporan polisi bernomor LP/273/VII/2018/SU/STR.

Diberitakan sebelumnya, Briptu Chairul Fahmi menggelapkan satu unit mobil Daihatsu Xenia BK 1992 WU dengan modus operandinya merental dari pemiliknya, Patar Parlindungan, warga Jalan Musyawarah, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara.

Setelah, Patar Parlindungan melaporkan Briptu Chairul Fahmi dengan tuduhan penggelapan mobil, keberadaan Briptu Chairul Fahmi juga sempat menghilang.

Singkat cerita, mobil diserahkan Patar kepada Briptu Chairul dengan harga sewa senilai Rp300 ribu per hari dan dipakai selama sebulan. Setelah waktu yang disepakati selesai, Patar menghubungi Briptu Chairul Fahmi, namun nomor HP tak aktif.

Baca juga: Habis Jalani Sidang Kode Etik, Oknum Personil Polres Siantar Ditangkap

Atas ulah Briptu Chairul Fahmi yang menggelapkan mobil Daihatsu Xenia tersebut, korban Patar mengalami kerugian Rp 175 juta lebih.

Terpisah, Kanit II Ekonomi Sat Reskrim Polres Siantar, Ipda Wilson Panjaitan, mengatakan, Briptu Chairul Fahmi langsung ditahan setelah diperiksa atas kasus tindak pidana penggelapan mobil.

"Langsung kita tahan lae habis diperiksa atas kasus menggelapkan mobil. Bahaya nanti kalau nggak ditahan. Dia selama ini sudah kita cari-cari kasus gelapkan mobil, dan mangkir dinas, “tegas Panjaitan.

Penulis: hza. Editor: gun.
Komentar 1