Tue 11 Dec 2018

Jaksa akan Tangkap Oknum PNS Dishub Binjai

Kajari Binjai, Victor A Sidabutar. (foto/jufri)

Binjai,hetanews.com- Penyidik Kejaksaan Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, berencana akan menangkap dan menahan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai.

Hal tersebut akan mereka lakukan dalam waktu dekat ini, setelah ada penetapan dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Medan.

PNS tersebut, diketahui bernama Jhon Edward Hutagalung, tersangka tunggal kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Sat Reskrim Polres Binjai, pada Februari 2018, lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai, Victor Antonius Sidabutar, menyatakan, berkas Jhon Hutagalung sudah mereka limpahkan ke PN Tipikor.

"Berkasnya sudah kita limpahkan ke PN Tipikor di Medan. Tinggal menunggu penetapan jadwal persidangan," kata Victor yang pernah menjabat Kasubdit Tipikor Kejagung RI tersebut, Kamis (11/10/2018).

Sementara, Kasi Pidsus Kejari Binjai, Asepte Gaulle Ginting, yang dihubungi melalui seluler menjelaskan, mereka akan melaksanakan penetapan dari pengadilan, karena setelah dilimpahkan dari kejaksaan, sudah menjadi wewenang pengadilan.

"Apabila pengadilan (tipikor) meminta agar tersangka Jhon Edward Hutagalung ditahan, maka akan kita laksanakan (penetapannya), termasuk kapan jadwal persidangan digelar," ungkap Asepte.

Mengenai perbuatannya, tambah mantan Kasi Pidsus Kejari Batubara tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) berpendapat, dari hasil penyidikan dapat dilakukan penuntutan dengan dakwaan telah melakukan korupsi, sebagaimana diuraikan dan diancam dengan pidana dalam dakwaan. Kesatu Pasal 11 Jo Pasal 12A UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Atau kedua Pasal 12 huruf a Jo Pasal 12A UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Atau ketiga Pasal 12 huruf  b Jo Pasal 12A UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, JPU juga berpendapat, Jhon melanggar Pasal 137 jis Pasal 143, Pasal 84 dan Pasal 152 KUHAP. 

Sebelumnya, bulan Februari 2018 lalu, anggota Sat Reskrim Polres Binjai, menyamar sebagai supir dan penumpang truk, setelah mendapat informasi maraknya pungli di kantor Dishub Binjai.

Ketika melakukan ujian KIR, 4 honorer yang melakukan serangkaian pemeriksaan, tampak mempersulit dan melakukan pungli.

Hal tersebut pun berubah riuh, setelah polisi menggerebek dan menangkap 5 orang, termasuk Jhon Edward yang menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan dan Tenis Sarana, pada pengujian KIR Dishub Binjai dan mengamankan barang bukti sebanyak Rp 7 juta.

Penulis: jufri. Editor: gun.