Wed 17 Oct 2018

Terkait Dana Penanggulangan Bencana KM Sinar Bangun Senilai Rp 5 Miliar, Jaksa Panggil Kepala BPBD Simalungun

Keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun saat mengikuti prosesi tabur bunga di Danau Toba.

Simalungun,hetanews.com- Terkait aliran dana Rp 5 miliar dalam penanggulangan, tenggelamnya KM Sinar Bangun, informasinya Kejari Simalungun telah memanggil Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Simalungun, Mudahalam Purba.

Terlihat Kepala BPBD itu, memenuhi panggilan jaksa, di ruang kerja Pidsus, Kamis (11/10/2018).             

Pengamatan hetanews, siang itu, selain Mudahalam, Kadis Kesehatan Simalungun, dr Jan Maurisdo Purba, dan oknum Dirut RSUD Rondahaim Raya serta oknum Kominfo juga dipanggil.             

Diduga  Mudahalam Purba, diminta pertanggungjawabannya oleh tim jaksa, terkait penyaluran dana Rp 5 miliar yang bersumber dari APBD Pemkab Simalungun TA 2018, dalam penanggulangan bencana tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam, di perairan DanauToba.              

Selain itu, bendahara BPBD, Juliater Damanik, menurut informasi, telah menyerahkan dokumen dengan 23 item  pengeluaran dalam penanggulangan bencana KM Sinar Bangun tersebut. Turut dipanggil Kadis Sosial.

Baca juga: Basarnas Nyerah, JR Saragih Minta Seluruh Keluarga Korban KM Sinar Bangun Tabah

Menurut informasi, seluruh penerima aliran dana yang diduga miliaran rupiah juga akan dipanggil dan diperiksa tim jaksa Tindak Pidana Khusus. Pemanggilan ini diduga sekaitan dengan adanya pemberitaan di berbagai media, tentang pencairan dana senilai Rp 5 miliar untuk penanggulangan bencana, tenggelamnya KM Sinar Bangun, di perairan Danau Toba, Tigaras, Kabupaten Simalungun, selama 14 hari. "5 Miliar untuk 14 hari saja".

Sementara itu, pihak Kejari Simalungun, belum bersedia memberikan keterangan resmi terkait kehadiran Kepala BPBD, Kadis Sosial, dan Infokom, di kantornya.

Penulis: ay. Editor: gun.