Wed 17 Oct 2018

Kompak Curanmor, Ayah dan Putrinya Diancam 4 Tahun Kurungan

Kedua terdakwa digiring petugas usai menjalani sidang di PN Simalungun, Kamis (11/10/2018). (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ayah dan putrinya, Joni Damanik (47) bersama Sri Manja Damanik (18), terbukti sepakat melakukan pencurian. Keduanya pun dituntut 4 dan 3 tahun penjara.

Pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (911/10/2018), Jaksa Nova Miranda Ginting mempersalahkan kedua terdakwa dengan Pasal 363 (1) ke 4 KUHP. Ancaman hukuman sang ayah lebih berat karena sebelumnya sudah pernah dipidana. Sedangkan Sri Manja belum pernah dihukum, jadi dituntut lebih ringan 1 tahun dari ayahnya.

Keduanya sepakat menyusun strategi melakukan pencurian terhadap saksi korban Firman Auli, warga Binjai. Sri yang sudah kenal dan berteman dengan saksi korban melalui medsos (facebook). Lalu Joni menyuruh putrinya itu agar mengundang saksi korban datang membawa sepeda motor.

Terdakwa Sri Manja dan saksi korban sepakat bertemu di Simpang Kuala Tanjung, Batubara pada Minggu, 10 Juni 2018 pukul 21.00 WIB. Lalu korban dibawa ke rumahnya di Huta V Sibatu-batu, Nagori Partimbalan, Kecamatan Bandar. Saat itu terdakwa Joni Damanik dikenalkan sebagai Omnya Sri Manja.

Lalu saksi korban diberi makan indomi yang dimasak terdakwa Sri sambil dicampur obet tidur yang diterima dari ayahnya. Akibatnya, korban merasa pusing dan tertidur tidak sadarkan diri.

Saksi korban dibuang ke areal perkebunan sawit. Sedangkan ayah dan anak itu berhasil menyita semua barang berharga milik saksi korban berupa Honda Beat, 2 HP, STNK, Surat perjalanan dinas dan STNK Mobil. Saksi korban mengalami kerugian hinggga Rp28.995.000.-

Keduanya memohon agar majelis hakim pimpinan Novarina Manurung meringankan hukumannya, karena menyesal. Untuk putusan, persidangan dibantu panitera M Ramli ditunda hingga Kamis mendatang.

Penulis: ay. Editor: anto.