Tue 11 Dec 2018

Buntut Judika Batal Manggung, Anak-anak Kreatif Siantar Temui Sekda

Anak-anak kreatif kota Siantar, saat menemui Sekdakot Siantar, Budi Utari Siregar, Rabu (10/10/2018). (foto/tom)

Siantar,hetanews.com- Anak-anak kreatif  kota Siantar, menemui Sekdakot Siantar, untuk membahas tempat anak-anak kreatif untuk menyalurkan kreatifitas mereka.

Hal ini tercetus dari pembatalan konser Judika, beberapa waktu lalu, sehingga mereka kwatir, jika kota kesayangan mereka tidak jadi pilihan lagi bagi anak-anak kreatif untuk berkarya.

"Padahal di daerah lain, mereka suka kita datang untuk menyalurkan kreatifitas kita. Malah ditempat sendiri, kita kebingungan waktu mau buat event-even, dimana tempatnya," sebut Rudi atau sering dipanggil BC, Rabu (10/10/2018).

Personil Punxgoaran Guido, menyebutkan, jika selama ini mereka merasa takut jika ingin melakukan kegiatan-kegiatan kreatif. Padahal menurutnya, Siantar adalah gudangnya anak-anak kreatif.

"Masih banyak lagi diluaran sana seperti Vanessa, tapi kita takut melakukan kegiatan-kegiatan positif, karena kita tahu bagaimana kondisi kota kita. Padahal kegiatan-kegiatan kreatif itu sangat mendukung kreatifitas kita," paparnya.

Salah satu EO yang turut hadir, Ronal, juga menyatakan, selama ini mereka terpaksa membuat acara di luar daerah karena tidak adanya tempat yang bisa dipakai untuk membuat even-even kreatif.

"Sayang sebenarnya, padahal sponsor-sponsor itu selalu memprioritaskan Siantar terpaksa kita alihkan ke daerah lain, karena tidak adanya tempat yang bisa dipakai ditempat kita," jelasnya.

Rio Siahaan juga menyatakan hal senada. Sebagai penggiat skateboard, dia juga mengaku kekuarangan tempat.

Menanggapi hal tersebut, Sekda, Budi Utari Siregar, menyebutkan, terkait pemakaian Lapangan Adam Malik, tidak ada yang melarang kegiatan konser.

"Karena di sana yang dilarang hanya kegiatan komersil, yang artinya kalau menurut kami kegiatan yang menyangkut jual beli," sebutnya.

Pun begitu kata Budi, hal ini butuh dibicarakan di DPRD Siantar untuk mengambil keputusan bersama.

"Nah nanti kalau kita dipanggil DPRD kita harapkan kawan-kawan ikut hadir, agar nanti kita hasilkan keputusan bersama tentang wadah dan tempat itu," katanya.

Penulis: tom. Editor: gun.