Tue 11 Dec 2018

Ini Lokasi Terkena Dampak Banjir di Siantar dan Daftar Warga yang Dilanda Musibah

Rumah warga Siantar yang dilanda banjir. (foto/hza)

Siantar,hetanews.com- Curah hujan yang sangat deras mengguyur Kota Siantar, hingga menyebabkan longsor dan banjir, Rabu (10/10/2018).

Informasi yang dihimpun, pasca curah hujan yang sangat deras tersebut, menyisakan 12 titik lokasi banjir hingga merendam rumah-rumah warga.

Rumah warga yang terendam banjir dari 12 titik tersebut, diantaranya di Jalan Maluku Bawah, Kelurahan Bantan, Siantar Barat, Jalan Pamatang, Kelurahan Simalungun, Siantar Selatan, Jalan Rajawali, Kelurahan Sipinggol-pinggol, Kelurahan Simarito, Kelurahan Teladan, dan Kelurahan Bantan.

Rumah warga Siantar yang dilanda banjir. (foto/hza)

Lalu, ada dua kelurahan di Kecamatan Siantar Martoba, yakni, Kelurahan Tanjung Tongah dan Kelurahan Sumber Jaya dan dua keluarahan lainnya, di Kecamatan Simarimbun, antara lain Kelurahan Naga Huta Timur dan Kelurahan Tong Marimbun.

Data yang dihimpun dari Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siantar, Arken Manik, mengatakan, ada tiga lokasi yang mengalami kerusakan yang cukup parah.

Genangan air melanda rumah warga Siantar. (foto/hza)

"Tiga lokasi itu, yaitu, tanah longsor di Jalan Bangau, tanah longsor di Jalan Rajawali dan jembatan pejalan kaki, ambruk di Jalan MH Sitorus," ujarnya ketik dihubungi.

Sambung Arken lagi, air juga masih merendam rumah warga di Jalan Maluku, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat.

Terpisah, Lurah Bantan, Syahrul Pane, mengatakan, dampak banjir yang merendam rumah warga, di Jalan Maluku, akibat selokan yang tumpat hingga air tergenang.

Curah hujan yang tinggi membuat sarana umum longsor. (foto/hza)

"Setelah kita data tadi, ada 18 rumah yang terendam dan dihuni 18 kepala keluarga,"ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Tinjau Lokasi dan Bantu Korban Banjir di Siantar

Berikut nama 18 kepala keluarga yang rumahnya terendam banjir, H Suprono, H AhKmad Anwar, Kianto Bakar, Iriansyah, Mak Alfi, Roy Nanto, Hariadi, Rioni, Hendra Jayak, Anwar, Wahin Denan, Alman Sinaga, Rubinam, Wak Pancung, Subandi, Dedi, Anisa Warni Batu Lara, dan Lala.

"Saat air mulai merendam rumah, warga mengungsi ke rumah warga lain yang lebih aman,"pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.