HETANEWS

Pembunuh Jasiaman Purba, Dihukum Seumur Hidup di PN Binjai

Hardi Haloho. (foto/jufri)

Binjai,hetanews.com- Biarpun mengaku tidak membunuh Jasiaman Purba (53), warga Jalan Teratai, Lingkungan 7, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, namun majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Binjai, tetap memvonis Hardi Haloho (42), bersalah dan harus dihukum penjara seumur hidup.

Mendengar vonis majelis hakim yang dibacakan ketua majelis, Fauzul Hamdi, membuat pengacara terdakwa yang tinggal di Jalan Suka Damai, Kelurahan Suka Ramai, Binjai Barat, akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Sumatera Utara.

Menurut Nasib Maringan Silaban, vonis hakim yang lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 20 tahun tersebut, tidak relevan dialamatkan kepada kliennya karena telah mengkesampingkan fakta - fakta yang ada selama persidangan berlangsung.

"Kami ajukan banding. Ini tidak sesuai dengan fakta di persidangan," kata Maringan, usai sidang, Selasa (9/10/2018).

Baca juga: Bunuh Suami, Rosmalinda Saragih Dihukum 18 Tahun

Selama persidangan, kata Maringan, majelis hakim telah mendengar keterangan para saksi yang mereka hadirkan ke PN Binjai.

"Tidak ada saksi yang melihat klien kami melakukan pembunuhan terhadap korban,"ujarnya.

Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Binjai, menangkap Hardi Haloho, karena membunuh Jasiaman Purba sangat kejam dengan cara menikami dada Jasiaman ketika tidur.

Hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku, dia membunuh Jasiaman atas suruhan Rosmalinda br Saragih (51), istri Jasiaman sendiri dan mendapat upah Rp 2 juta dari Rosmalinda.

Penulis: jufri. Editor: gun.