HETANEWS

Pemasangan Meteran Listrik Diduga Asal Jadi, Warga Khawatir Rumahnya Terbakar

Pemasangan meteran listrik dirumah warga diduga asal jadi. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com – Warga di Desa Sibaro, Kecamatan Sipispis, Kecamatan Serdang Bedagai mengeluhkan pemasangan meteran listrik jenis prabayar di rumahnya yang diduga dikerjakan asal jadi.

Rembo alias Wak Tina, pemilik rumah tersebut menyampaikan kekhawatiran akan rumahnya bisa terbakar.

Disampaikannya kepada hetanews.com, Senin (8/10), bermula sekitar 2 pekan lalu ketika ia mengganti meteran listrik rumahnya yang rusak oleh petugas PLN berinsial DG.

Hanya saja pemasangan terkesan asal jadi. Hal itu terlihat dari keberadaan 2 buah paku tertancap pada dua buah kabel hitam. Kabel ini berasal dari tiang listrik untuk diteruskan ke meteran.

Kemudian dari kedua paku tersebut ditarik 2 buah kabel untuk selanjutnya dialirkan ke instalasi dalam rumah.

Begitupun, kata Rembo meteran listrik jenis token/ pulsa itu tak bekerja optimal. Sebab, pulsa yang dibelinya tidak masuk ke dalam meteran.

Menurut dia hal itu telah dilaporkannya ke pihak PLN agar di ganti. Namun hingga saat ini meteran tersebut tidak kunjung terealisasi. "Saya sudah bayar Rp150. 000 pak," ucapnya.

Sementara itu manager PLN Ranting Dolok Masihul saat dikonfirmasi mengatakan akan memeriksa lebih dulu. "Ini bukan standar bang, nanti saya cek dulu,” ungkapnya, Senin (7/10).

Terkait pemasangan meteran diduga asal jadi, ia mengatakan jika terbukti adanya sanksi yang akan diberikan. “Kita akan kenakan sanksi, cuman perlu kita investigasikan dulu ya," tulisnya di whatsapp.

Penulis: dmk. Editor: bt.