HETANEWS

Jalan Lintas Jembatan di Inti Kota Pangururan Menanti Perhatian Pemkab Samosir

Kondisi jalan lintas di tengah kota Pangururan yang tampak berlobang dan saat lagi dilewati oleh betor. (foto/stm)

Samosir,hetanews.com- Jalan lintas jembatan kota Pangururan yang berada di kelurahan Pasar Pangururan, perlu mendapat perhatian dari pihak Pemkab Samosir.

Pasalnya, jalan akses yang setiap hari dilintasi oleh kendaraan roda dua, empat, enam dan bahkan sepuluh itu, sudah membentuk bundaran (lobang) yang dikwatirkan akan bertambah besar dan siap memakan korban jiwa.

Jalan ini banyak dilintasi para pejabat kabupaten Samosir, terlebih  warga Pangururan yang setiap hari melintas dari  pusat kota Pangururan ini.

Tommy Samosir, Sekretaris DPD IPK Samosir saat bertemu dengan wartawan, Senin (8/10/2018), pukul 09:00 WIB, di Pasar Pangururan Samosir, berharap agar dinas terkait cepat memperbaiki jalan itu.

“Karena menurutku, ini merupakan hal yang prioritas, karena saya kwatir akibat jalan yang berlobang ini, nanti akan memakan korban bagi masyarakat yang melintasi jalan raya ini dan jangan tunggu ada korban dulu, baru jalan ini diperbaiki, “ungkapnya.

Lanjutnya, lobang ini sudah bertahun-tahun seperti ini. Yang saya takutkan adalah pendatang baru di Pangururan bisa jadi korban karena tidak tau ada lobang besar seperti ini, tandasnya.

Dia pun berharap lewat media ini, pemerintah cepat memperhatikan jalan tersebut, supaya tidak memakan korban. Mengingat jembatan ini berada di pusat kota kabupaten Samosir, katanya.

Tomi Samosir, Wakil Seketaris DPD IPK Samosir, menunjukkan jalan lintas jembatan yang berlobang. (foto/stm)

Ketika wartawan menyambangi kantor Dinas PUPR Samosir yang berada di Sianting-anting, guna melakukan konfirmasi kepada Kepala

Dinas, Pantas Samosir, namun dia tidak ada ditempat.

Malah wartawan diarahkan salah satu pegawai ke Bidang Bina Marga.

Sementara Kabid Bina Marga, Saut Simbolon ketika dikonfirmasi, mengatakan, dia juga turut prihatin akan hal ini.

Tapi ini sudah masuk dalam pekerjaan jalan lingkar Samosir dan dikerjakan oleh  PT Guna Karya yang dianggarkan dari APBN tahun 2017 kalau tidak salah, beritahunya.

Dahlan Manurung, salah satu pemilik perusahaan PT Guna Karya saat dikonfirmasi oleh awak media  lewat telepon selulernya, mengatakan, "saya tau jembatan berlobang  yang dimaksud, tapi itu bukan merupakan bagian dari pekerjaan kami, “ungkapnya.

Hinga informasi yang didapat oleh awak media dari Dinas PUPR  Samosir dan owner PT Guna Karya tidak sama.

Dan Kasat Lantas Polres Samosir, SR Sihite ketika dikonfirmasi wartawan, mengatakan, nanti akan coba ditanyakan sama pihak Pemkab Samosir yang membidanginya.

Penulis: stm. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.