HETANEWS.COM

Dibunuh! Leher & Mulut Wanita Ini Dilakban, Jasadnya Dibuang ke Parit

Warga saat mengevakuasi mayat wanita tanpa identitas yang ditemukan tewas di parit Bambu Kuning, Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Minggu (7/10/2018) siang. (foto/jufri)

Langkat, hetanews.com - Diduga menjadi korban pembunuhan, sesosok mayat wanita dibuang ke parit Bambu Kuning, di Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Minggu (7/10/2018).

Ketika ditemukan warga, posisi mayat tersebut telungkup dan ditutup pelepah Kelapa Sawit. Selain itu, mulut dan leher mayat yang sudah tidak bisa kenali tersebut dilakban.

Informasi dihimpun, mayat wanita yang ditaksir berusia 25 tahun itu diketahui saat Dede Hermansyah (31), warga Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, sedang panen buah kelapa sawit di pinggiran parit Bambu Kuning.

Saat sedang mendodos, Dede mencium bau busuk yang menyengat. "Aku cari tahu darimana asal baunya," ujar Dede saat memberi keterangan kepada polisi.

Ketika melihat ke arah parit, Dede membalikkan pelepah daun kelapa sawit. "Aku lihat ada kaki manusia," sebutnya lagi.

Dede kemudian pergi ke areal perkampungan dan memberitahu ke warga, tentang temuannya itu. Selanjutnya petugas kepolisian yang mendapat informasi turun ke lokasi.

Saat ditemukan mayat tersebut berjenis kelamin wanita dan berusia sekitaran 25 tahunan, mengenakan jeans hitam, kaos coklat becorak garis, tali pinggang dengan pernik-pernik. Kondisi tubuh mayat yang sudah membengkak membuat sulit dikenali. Namun yang membuat geger, bagian mulut mayat dilakban. Begitu juga di bagian leher terikat lakban.

Warga mengevakuasi mayat wanita yang ditemukan tewas di parit. (foto/jufri)

Kapolsek Secanggan, AKP M Pasaribu yang dikonfirmasi hetanews.com mengatakan, mayat wanita tanpa identitas tersebut sudah dibawa ke RS Bhayangkara, Medan untuk diotopsi.

"Sementara kondisi tubuh mayat sudah membengkak dan sulit untuk dikenali. Diperkirakan sudah berada tiga hingga empat hari," jelasnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mencari masyarakat yang kehilangan anggota keluarga. 

Penulis: jufri. Editor: anto.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan