Medan,hetanews.com- Pascadiamankannya Zakir Husein oleh Timsus Sat Narkoba Polrestabes Medan, hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait tindak pidana pencurian uang bandar narkoba tersebut.

Hal itu disebutkan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, ketika menggelar pers rilis, di halaman Mapolrestabes Medan, Selasa (2/10/2018). Menurut Dadang, Zakir telah masuk dalam daftar pencarian orang, sejak Januari 2018.

"Sejak saya baru duduk di sini, yang bersangkutan langsung kita masukkan dalam DPO. Dari hasil pemeriksaan, tersangka merupakan residivis dengan kasus yang sama dan diketahui sebagai pemasok narkoba, di Kota Medan,"ujarnya didampingi Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandy Cahyo Priambodo.

Dadang menyebutkan, tersangka Zakir, merupakan jaringan narkoba Medan-Aceh yang selama ini sudah menjadi target Polrestabes Medan. 

"Tersangka ini sudah masuk dalam kategori sindikat atau jaringan. Namun kita masih melakukan pengembangan untuk mencari jaringan yang berkaitan dengan tersangka,"terangnya. 

Dadang menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mendalami tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan dan mendalami unsur tindak pidana pencucian uang terhadap tersangka,"tandasnya. 

Seperti diberitakan, Zakir Husein, berhasil ditangkap Timsus Sat Narkoba Polrestabes Medan, dipimpin Katimsus, Iptu Rachmat Aribowo dan Ipda Tono Listianto, di Jalan Angkasa Dalam 1, RT 10, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Kemayoran Selatan, Jakarta Pusat.